Beranda Kompetisi Arema Malang Di Liga Indonesia III Divisi Utama 1996/1997

Arema Malang Di Liga Indonesia III Divisi Utama 1996/1997

Atas (kiri ke kanan): Agus Yuwono, Agus Sarianto, Rudi Hariantoko, Pujo Sumedi, Nanang Supriadi, Edi Subagyo, Paidi, Donny Suherman Tengah: Julio Cesar Moreno, Dwi 'Kirun' Sasmianto, Cak Ri (Massage), Mahdi Haris, Suharno, Jamrami, Yanuar 'Begal' Hermansyah, Joko Susilo Bawah: Juan Manuel Rubio, Yunus Mochtar, Mecky Tata, Redi Suprianto, Charis Yulianto, Sunardi C, Nelson Leon Sanchez
Atas (kiri ke kanan): Agus Yuwono, Agus Sarianto, Rudi Hariantoko, Pujo Sumedi, Nanang Supriadi, Edi Subagyo, Paidi, Donny Suherman Tengah: Julio Cesar Moreno, Dwi 'Kirun' Sasmianto, Cak Ri (Massage), Mahdi Haris, Suharno, Jamrami, Yanuar 'Begal' Hermansyah, Joko Susilo Bawah: Juan Manuel Rubio, Yunus Mochtar, Mecky Tata, Redi Suprianto, Charis Yulianto, Sunardi C, Nelson Leon Sanchez

Musim ketiga kompetisi Liga Indonesia di sponsori oleh produk rokok Kansas. Hal ini membuat nama Liga menjadi Liga Kansas III. Perusahaan rokok Kansas masih dibawah agency PT Cipta Citra, konon nilai kontraknya mencapai Rp5,350 Milyar. Kabarnya, setiap klub mendapatkan subsidi hingga 100juta.

Ada kejadian unik dari penyelenggaraan pertandingan Ligina III ini, karena dari semula yang dilaksanakan pada 3 November diundur menjadi tanggal 17 November. Uniknya kabar dari pengunduran itu adalah belum meratanya kostum pertandingan kepada sejumlah peserta. Sebagai catatan, di tahun itu kostum pertandingan disuplai oleh Adidas dibuat secara massal dengan template yang hampir sama. Sehingga tidak ada disain khusus untuk masing-masing klub.

Jumlah peserta dari 31 dinaikkan menjadi 33 peserta dengan masing-masing berisikan 11 klub. Aturannya, empat tim teratas akan masuk ke babak 12 besar yang kemudian diambil tiga tim untuk masuk ke babak semi-final.

Juan Rubio
Juan Rubio

Di tahun itu pula, Gajayana yang menjadi kandang bersama Persema dipasang lampu untuk bermain malam hari. Sebuah fasilitas yang membuat Arema tidak perlu khawatir tentang kondisi stadion manakala hari sudah gelap.

Pada musim itu, Arema melakukan perubahan logo. Namun, Sam Ikul menjelaskan jika perubahan logo itu hanyalah bersifat sementara karena logo itu dibuat karena Arema telat didaftarkan. Dikutip dari buku Arema Never Die, Sam Ikul mengakui jika dirinya sudah tidak kuat lagi mendanai Arema di Liga III. Tetapi kemudian dirinya menyatakan ikut dengan mendadak. Logo itu dibuat karena terinspirasi dari Singa mobil Peugeot yang kemudian diaplikasikan oleh sang pembuat yang merupakan tukang stempel di Jakarta.

Di Ligina III ini, sejumlah pemain lawas Arema hengkang, Singgih Pitono dan Maryanto ke Persema Malang, Kuncoro ke Persebaya Surabaya, dan pemain muda berbakat, Aji Santoso ke Persebaya. Di saat itu, Aji Santoso menjadi pemain termahal dengan nilai kontrak mencapai 50 juta rupiah.

Sebagai ganti, Arema menggunakan muka-muka baru seperti Charis Yulianto [PSSI U-18 Baretti], Pujo Sumedi, Yunus Muchtar, dan tiga pemain asing asal Chile,  Juan Rubio, Nelson Leon Sanches, dan JC Moreno. Untuk pelatih, Arema memakai Suharno yang sebelumnya melatih Gelora Dewata.

Di babak penyisihan grup, Arema berada di peringkat ketiga wilayah barat, kemudian selanjutnya Arema tidak berkutik di babak 12 besar yang digelar di Ujung Pandang. Singo Edan hanya ada di peringkat ketiga dibawah PSM dan Pelita Mastrans. Di babak final, akhirnya Persebaya menjadi juara usai mengalahkan Bandung Raya dengan skor 3-1 (0-0) pada 28 Juli 1997.

SUSUNAN TIM AREMA

Pelatih: Suharno
Asisten Pelatih: Mahdi Haris dan Hamid Asnan
Manager : Ir Vigit Waluyo
Massage : Cak Ri

Goalkeeper:
Dwi Sasmianto
Yanuar Hermansyah

Defender:

Charis Yulianto
Juan Manuel Rubio
Pujo Sumedi
Redi Suprianto
Sunardi C
Edi Subagyo

Midfielder:

Julio Cesar Moreno (putaran I)
Agus Yuwono
Rudi Hariantoko
Nanang Supriyadi
Doni Suherman
Yunus Mochtar
Agus Sarianto
Paidi

Forward:

Mecky Tata
Joko Susilo
Nelson Leon Sanches

PERTANDINGAN AREMA

Putaran I Ligina III 1996-1997:

17.11.1996 Persikab 1-1 Arema (Zainal Mustakim 55′ – Mecky Tata 65′)
20.11.1996 Persijatim 0-0 Arema
01.12.1996 Arema 3-0 Medan Jaya
04.12.1996 Arema 2-1 Semen Padang
08.12.1996 Arema 1-0 Persiraja
18.12.1996 Persija 0-1 Arema
22.12.1996 PSBL 1-1 Arema
19.02.1997 Arema 1-1 Persebaya
26.02.1997 Arema 2-0 Bandung Raya
02.03.1997 Arema 1-0 Persita

Putaran II Ligina III 1996-1997:

16.03.1997 Bandung Raya 1-0 Arema
19.03.1997 Persita 3-0 Arema
26.03.1997 Persebaya 6-1 Arema
11.04.1997 Arema 2-0 Persija
15.04.1997 Arema 3-2 PSBL
18.06.1997 Arema 5-0 Persijatim
21.06.1997 Arema 1-0 Persikab
28.06.1997 Semen Padang 1-1 Arema
02.07.1997 Persiraja 2-0 Arema
06.07.1997 Medan Jaya 1-0 Arema

KLASEMEN

Wilayah Barat
1 Persebaya Surabaya 20 13 4 3 62 18 43
2 Bandung Raya 20 11 2 7 30 17 35
3 Arema Malang 20 10 5 5 26 20 35
4 Persiraja Banda Aceh 20 10 2 8 23 16 32
5 Persita Tangerang 20 10 2 8 24 22 32
6 PSBL Bandar Lampung 20 8 7 5 19 16 31
7 Semen Padang 20 8 6 6 20 17 30
8 Persikab 20 6 7 7 17 19 25
9 Medan Jaya 20 6 7 7 24 25 25
10 Persija Jakarta 20 4 3 13 23 31 12
11 Persijatim 20 0 3 17 8 75 3

*Persija dikurangi 3 poin setelah wo melawan Persikab

Wilayah Tengah
1 Persib Bandung 20 8 10 2 22 14 34
2 Pelita Jaya 20 9 6 5 36 21 33
3 Mitra Surabaya 20 8 8 4 25 11 32
4 Barito Putra 20 8 5 7 23 24 29
5 PSP 20 8 5 7 22 25 29
6 PSIS Semarang 20 7 5 8 21 20 26
7 Arseto 20 7 5 8 15 20 26
8 PSB Bogor 20 6 7 7 20 20 22
8 PSDS Deli Serdang 20 5 7 8 13 25 22
10 PSMS Medan 20 3 10 7 10 19 19
11 Mataram Indocement 20 4 6 10 13 21 18

PSB dikurangi 3 poin setelah menunda pertandingan vs Barito

Wilayah Timur
Pos Club P W D L GF GA Pts
1 PSM Makassar 20 14 1 5 48 21 43
2 Gelora Dewata 20 12 2 6 37 27 38
3 Persma Manado 20 11 3 6 33 21 36
4 Persipura Jayapura 20 11 2 7 31 22 35
5 Putra Samarinda 20 10 2 8 28 28 32
6 Petrokimia Putra 20 10 2 8 21 26 32
7 Pupuk Kaltim 20 10 0 10 39 22 30
8 Persema Malang 20 7 1 12 30 37 22
9 Persiba Balikpapan 20 6 3 11 25 35 21
10 Assyabaab SGS 20 5 2 13 26 43 17
11 Persedikab 20 3 4 13 15 51 13

BABAK 12 BESAR

MATCH

Round 1 (13.07.1997)
Grup A
Persebaya 4-1 Persiraja
Mitra S 4-0 Gelora D
Grup B
Persib B 1-0 Barito P
Bandung Raya 3-0 Persma M
Grup C
PSM Ujungpandang 2-1 Persipura J
Arema 1-2 Pelita M

Round 2 (15.07.1997)
Grup A
Persiraja 2-1 Gelora D
Persebaya 6-1 Mitra S
Grup B
Persma M 2-2 Barito P
Bandung Raya 0-0 Persib B
Grup C
Pelita M 2-1 Persipura J
PSM Ujungpandang 2-1 Arema

Round 3 (15.07.1997)
Grup A
Persiraja 1-4 Mitra S
Gelora D 2-4 Persebaya
Grup B
Barito P 0-2 Bandung Raya
Persib B 0-0 Persma M
Grup C
Persipura J 1-2 Arema
Pelita M 0-1 PSM Ujungp.

KLASEMEN 12 BESAR

Grup A
1 Persebaya Surabaya 3 3 0 0 14 4 9
2 Mitra Surabaya 3 2 0 1 9 7 6
3 Persiraja Banda Aceh 3 1 0 2 4 9 3
4 Gelora Dewata 3 0 0 3 3 10 0

Grup B
1 Bandung Raya 3 2 1 0 5 0 7
2 Persib Bandung 3 1 2 0 1 0 5
3 Persma Manado 3 0 2 1 2 5 2
4 Barito Putra 3 0 1 2 2 5 1

Grup C
1 PSM Makassar 3 3 0 0 5 2 9
2 Pelita Jaya 3 2 0 1 4 3 6
3 Arema Malang 3 1 0 2 4 5 3
4 Persipura Jayapura 3 0 0 3 3 6 0

SEMIFINAL

Bandung Raya vs Mitra Surabaya 1 – 0
Persebaya Surabaya vs PSM Makassar 3 – 2

FINAL

28 Juli 1997
Stadion Utama Senayan, Jakarta
Wasit : Kim Dae Hyung
Persebaya Surabaya 3-1 Bandung Raya
Aji Santoso (58 pen), Jacksen F. Tiago (60), Reinald Pieters (80), Budiman (84)

PERSEBAYA
Agus Murod, Aji Santoso (kapten), Anang Maruf/Hartono (80), Sugiantoro, Justinho Pinhiero (Brasil), Khairil Anwar, Carlos de Mello (Brasil), Yusuf Ekodono (KK 40)/Jatmiko (43′), Uston Nawawi/Mursyid Effendi (87), Jaksen F. Tiago (Brasil KK 64), Reinald Pieters.
Pelatih : Rusdy Bahalwan

BANDUNG RAYA
Hermansyah, Surya Lesmana/Rehmalem Perangin-Angin (KK 63, KM 72), Nuralim (KK 29), Herry Kiswanto/Hendriawan (78), Olinga Atangana (Kamerun), Dahiru Ibarahim, M. Ramdan, Alexander Saununu, Budiman, Deftendi/Stephen Weah (Liberia 51), Peri Sandria (kapten)
Pelatih : Albert Fafie

REKAPITULASI

HADIAH
Persebaya Surabaya Juara Rp 75 juta
Bandung Raya Runner up Rp 50 juta
Nur’Alim – pemain terbaik : Rp 25 juta dan bola emas
Jacksen F Tiago – pencetak gol terbanyak 26 gol : Rp 15 juta dan sepatu emas

PENCETAK GOL TERBANYAK
26 gol : Jacksen F. Tiago (Persebaya Surabaya)
15 gol : Izack Fatary (PSM Makassar)
14 gol : Vata Matanu Garcia (Gelora Dewata)
13 gol : Peri Sandria (Bandung Raya), Tibidi Alexis (Mitra Surabaya), Musa Kallon (PSM Makassar), Gatot Indro (Persiba Balikpapan)
12 gol : Luciano Leandro (PSM Makassar)
11 gol : Ebongue L. Emest (Persma Manado), Dejan Gluscevic (Pelita Jaya) Irawansyah (Persiraja banda Aceh)
10 gol : Kurniawan Dwi Yulianto (Pelita Jaya)
9 gol : Stepen Weah (MBR), Singgih Pitono (Persema Malang)
8 gol : Fouda Ntsama (PKT Bontang), Andy Kopouw (Persipura Jayapura) Misnadi A.P. (Gelora Dewata)

PROMOSI
Persikota Tangerang, PSIM Jogjakarta, Persikabo Kab.Bogor

DEGRADASI
Persijatim Jakarta Timur
Mataram Indocement
Assyabaab SGS Surabaya
Persedikab Kab. Kediri

2 KOMENTAR

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.