Beranda Fokus Selamat Ulang Tahun Ovan Tobing

Selamat Ulang Tahun Ovan Tobing

Siapa yang tidak tahu Ovan Tobing, sosok Master Ceremony (MC) handal yang ada di Malang. Ovan Tobing kerap dipanggil Bung OT karena ada darah Batak ini lahir 22 Januari 1955, dirinya juga merupakan salah satu pendiri klub Arema.

2016_01_20_Ovan-Tobing

Ovan memulai karir sebagai penyiar radio pada tahun 1975-an. Hingga kini dirinya masih aktif sebagai penyiar radio Senaputra FM, sebuah radio legendaris dari Malang yang sudah berdiri sejak 1968.

Saat membawakan radio, suara Ovan saya kenal saat membawakan acara Saur Sepuh. Sebuah acara yang dulu sangat populer di Jawa Timur. Jika radio lain hanya memutar dua seri sekaligus, maka Ovan mampu memutar tiga seri dari sandiwara yang berlatar kerajaan Majapahit itu.

Ovan Tobing juga tenar sebagai MC musik, hal ini terjadi saat God Bless manggung di GOR Pulosari (kini berubah menjadi Giant Supermarket) di Jl Kawi, kota Malang Tapi, saat itu dia bukanlah MC resmi. Karena dirinya memang tak diundang panitia.

Statusnya dalam konser itu hanyalah sebatas sebagai penonton. Namun, di pertengahan konser, tejadi sebuah keributan yang cukup besar. Karena tak tahan dengan adanya keributan itu, ia lalu memutuskan untuk naik panggung meredam kerusuhan.

“Saya ingat, saat itu tak ada microphone di tangan saya. Tapi, saya berusaha bersuara sekeras mungkin untuk meredam dan akhirnya berhasil,” jelasnya seperti yang dikutip dari Radar Malang.

Dari Pulosari itulah akhirnya namanya secara perlahan naik ke jajaran papan atas MC di Indonesia. Untuk konser musik grup band asal Indonesia, hampir semuanya sudah pernah dipimpinnya. Mulai dari Slank, Dewa, Peterpan, Jamrud, Power Metal, hingga konser musik dangdut seperti Elvi Sukaesih.

Untuk grup musik luar negeri, dia pernah menjadi MC konser Metallica, Sepultura, Helloween, Skid Row, White Lion, dan Europe. “Hampir di semua konser pasti ada keributan. Entah itu konser rock, pop, ataupun dangdut. Itu menjadi tantangan bagi saya untuk meredamnya,” ucap bapak dua putra tersebut.

Tak hanya konser musik, dia juga kerap menjadi langganan MC supermotor cross internasional, pengantin, hari ulang tahun, hingga menjadi MC Arema. OT menjadi MC Arema sejak tim berlogo kepala singa ini berdiri pada 11 Agustus 1987.

Secara tak langsung, gaya bicaranya yang khas ini mampu membangkitkan semangat pemain, termasuk juga suporter dalam memberikan dukungan kepada tim. Sehingga akhirnya Aremania menjadi pelopor suporter teladan di kancah sepak bola Indonesia. Sebelum di Arema, dia juga sempat menjadi MC Persema mulai pertengahan 1980-an. (Radar Malang & Wikipedia)

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.