Beranda Profil Pemain Profil Kuncoro, Tukang Jagal Arema Malang

Profil Kuncoro, Tukang Jagal Arema Malang

0

Kuncoro, nama yang tidak asing bagi publik sepakbola Indonesia terutama di Malang Raya. Sosok asli Malang ini mewarnai lika-liku sepakbola Indonesia dengan kisahnya yang lumayan inspiratif.

Jika Anda melihat dia sekarang, maka itu adalah Kuncoro versi taubat. Dia dikenal sebagai sosok yang lucu dan suka bercanda dengan pemain Arema.

Namun, dulu saat menjadi pemain doa dikenal sebagai pemain sumbu pendek, alias gampang tersulut emosinya. Banyak nama beken selalu gentar ketika nama Kuncoro bakal menjadi lawan mereka.

Selain itu, sebagai pemain dirinya juga dikenal sebagai tukang jagal yang mampu merusak mental dan fisik pemain lawan. Akibat gaya main yang dia usung, dia seringkali mendapatkan kartu kuning ataupun kartu merah dari wasit.

Salah satu pemain yang bercerita tentang kebengalan Kuncoro adalah I Made Pasek Wijaya. Sosok yang kini menjadi rekannya sebagai asisten pelatih Arema Cronus. Made yang berposisi sebagai pemain sayap tidak berkembang ketika di dijaga oleh Kuncoro. Sebelumnya, Pasek adalah pemain full skill yang punya kecepatan menyusur dari sisi sayap terutama dari kiri.

Di sebuah pertandingan, Made ketika itu bermain di sayap kerap memberikan umpan silang bagus dan berlawanan dengan pemain kelahiran 7 Maret 1973 itu yang berada di kanan dalam. Dalam sebuah duel, Kuncoro berhasil melakukan terjangan dan sikutan. Meski tidak sampai cedera dan Kuncoro mendapatkan kartu kuning. Made nampaknya kapok berada di sisi kiri sehingga dia kemudian berpindah di sisi kanan.

Kuncoro bercerita jika karakter sepakbola dia mainkan tidak lepas dari gaya khas Malang Selatan. Alumnus Kaki Mas Dampit ini bercerita jika dirinya memang kerap ditugaskan pelatih untuk menghentikan pemain lawan di lapangan. Karena itu, dirinya menerjemahkan intruksi tersebut dengan militan.

“Bola boleh lolos, tetapi saya pemain tidak. Saya dulu akan berusaha keras merebut bola dari kaki lawan dengan cara apapun. Malang memang punya karakter keras, ya ini Arema dan saya rasa permainan tersebut nampaknya sedikit memberikan efek ‘trauma’ kepada pemain lawan di lapangan,” kenang pemain yang sering digoda Gonzales ini.

Setelah di Arema selama lima tahun. Kuncoro mencoba berpetualang di klub lain. Salah satu klub yang dikenangnya adalah PSM Makassar. Bukan kenangan manis yang didapat, melainkan kenangan jika dia hampir kolaps saat menjalani pertandingan melawan Petrokimia Gresik, April 2000, memasuki pergantian babak.

Mantan pemain timnas tahun 1994-1996 itu pingsan dan di mulutnya mengeluarkan busa. Kejadian yang menggegerkan publik sepakbola Indonesia itu ternyata terjadi karena dia bersama Kurniawan Dwi Yulianto dan Mursyid Effendi terlibat dalam kasus pesta shabu-shabu di Hotel Weta Surabaya, ketika sehari sebelum pertandingan. Atas aksi ini, dirinya disanksi tidak boleh meneruskan kompetisi.

Akibat kejadian itu, Kuncoro seolah dijauhi oleh klub di Indonesia. Namun, Arema Malang di tahun 2001 kembali menerima dia dengan tangan terbuka sebagai seorang anak yang hilang. Di Singo Edan, dirinya hanya bertahan setahun sebelum akhirnya pindah ke Gelora Putra Delta. Selama kurun waktu itu hingga tahun 2010 saat dia pensiun, Kuncoro banyak membela klub termasuk membawa Persik menjadi juara di tahun 2003.

Kuncoro kini menjalani hidup yang lebih religius, dirnya banyak bercerita jika sikap religius ini juga didasari oleh masa kelam saat kolaps di lapangan. Dirinya mengakui punya guru spiritual di Kabupaten Malang yang mengubah hidupnya hingga seperti ini.

“Saya akui jika saya dulu memang orang yang tidak benar, dan kini saya sudah tobat dan ingin menjalani hidup yang ayem dan tenang,” tegas pemain yang mengakhiri karirnya di Persebaya itu.

Sikap Kuncoro yang sedikit berbeda ini membuat dia di Arema awet, di kalangan pemain dia kerap dipanggil abah dan sering didaulat menjadi imam manakala pemain melakukan Salat.

Profil Kuncoro
NamaKuncoro
KebangsaanIndonesia
Tanggal lahir7 Maret 1973
Tempat lahirDampit, Malang
Tinggi Badan1.73 m
PosisiGelandang, Bek
Karier Klub Junior
Kaki Mas
Karier Klub Senior
1991-1996Arema Malang
1996-1997ASGS
1997-1998Mitra Surabaya
1998-1999Persija Jakarta
1999-2000PSM Makassar
2001Arema Malang
2002Gelora Putra Delta
2003Perseden Denpasar
2003Persik Kediri
2004Persijap Jepara
2005Persegi Gianyar
2007Persipro Probolinggo
2008PSIR Rembang
2009PSMP Mojokerto
2010-Persebaya Surabaya
Karier Timnas
1994-1998Indonesia

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.