Beranda Fokus Dendi Santoso, Bersinar Di Awal Kepelatihan Milomir Seslija

Dendi Santoso, Bersinar Di Awal Kepelatihan Milomir Seslija

Salah satu pemain yang bersinar dibawah arahan Milomir Seslija adalah Dendi Santoso, pemain yang sudah bergabung di Arema sejak tahun 2008 ini selalu mendapatkan kepercayaan di skema permainan yang diusung oleh Milo.

Di musim 2013, Dendi Santoso seringkali dimainkan sebagai pemain tengah yang menyisir dari sisi sayap, sementara ketika di era Suharno/Joko Susilo, Dendi ditempatkan sebagai pemain sayap di pola 4-3-3, tetapi di saat itu kemampuan Dendi tidak keluar dengan baik sehingga sering menghuni bangku cadangan.

Menempati posisi striker sayap kanan dalam formasi 4-2-3-1 milik Milo, Dendi memerankan tugasnya dengan baik, ada berbedaan konsep strategi yang diusung oleh Suharno/Joko membuat Dendi bermain cukup nyaman musim ini. Salah satunya adalah kebebasan untuk menyerang dari tengah, dia kini lebih rajin menjemput bola dan menggiringnya ke depan. Sementara di era Suharno, dia menunggu dari sisi sayap dan kemudian baru menekan dari sayap.

Di pramusim 2016, beberapa kali permainan Arema buntu saat Dendi tidak main, namun ketika dia diturunkan ritme permainan langsung berubah karena kebebasan Dendi dalam bergerak ini. Salah satu contohnya adalah pertandingan Arema di semi-final dan perebutan juara ketika.

Di babak semi-final yang menggunakan sistem trofeo, Milo memainkan Antoni Putro di sisi kanan. Permainan Antoni sedikit berbeda dengan Dendi. Antoni yang punya kecepatan difungsikan menekan untuk membawa bola masuk ke kotak penalti, namun penetrasi yang dia lakukan gagal. Milo kemudian memasukkan Dendi di menit ke-23, seketika itu ritme permainan Arema berubah. Banyak peluang yang diciptakan dan puncaknya diakhiri oleh gol Dendi di menit ke-33.

Dendi tetap dimainkan oleh Milo ketika melawan Madura United dia bahu membahu dari sisi kanan bersama Gonzales dan pemain gelandang lain. Tetapi Milo ingin penyegaran dan Antoni masuk kembali, perbedaan tipe ini membuat permainan Arema seperti melawan Barito di awal babak sehingga serangan yang dilakukan Arema seperti kurang kreasi.

Pergerakan Dendi Santoso saat melawan Sriwijaya FC di perebutan peringkat ketiga |Grafik: Arema Statistik
Pergerakan Dendi Santoso saat melawan Sriwijaya FC di perebutan peringkat ketiga |Grafik: Arema Statistik

Hadirnya Dendi juga sangat terlihat manakala Arema bermain melawan Sriwijaya FC. Dia yang masuk menggantikan Hendro Siswanto langsung berperan dalam beberapa penyerangan Arema. Dendi diberi kebebasan melakukan eksplorasi yang merupakan kesenangannya, dia juga terlihat menjemput bola dari tengah lapangan. Hasilnya dia mendapatkan dua peluang emas yang salah satunya berhasil dikonversi menjadi gol.

Dari statistik yang dirilis oleh Arema Statistik, dikatakan jika permainan Dendi meningkat dari waktu ke waktu selama di tangani oleh Milo. Sebuah kepercayaan yang di balas dengan maksimal oleh seorang pemain.

Pekerjaan rumah dari Milo kini tinggal memaksimalkan tenaga pemain yang ada, karena dengan pertandingan yang cukup pendek tenaga Dendi tentu akan habis. Menarik ditunggu bagaimana Antoni Putro, Arif Suyono, hingga Sunarto di tangan Milo karena rotasi tanpa mengurangi daya serang Arema sangat diperlukan untuk membuat tim tetap eksis. Mampukah?

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.