Beranda Match Pertandingan Hujan Gol Di Perang Bintang 2009/2010

Hujan Gol Di Perang Bintang 2009/2010

0

Bertanding di hadapan ribuan Aremania yang memadati Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu 6 Juni 2010, Arema Indonesia gagal memenangkan laga Perang Bintang 2010. Juara DISL (Djarum Indonesia Super League) 2009/2010 kalah tipis, 4-5.

Pelatih Arema, Alberts Roberts Rene tak sungkan-sungkan mengakui keunggulan tim All Stars DISL 2010. Dalam jumpa pers seusai pertandingan, pelatih asal Belanda mengatakan,”All Stars bermain bagus. Itu karena mereka juga dilatih pelatih yang bagus juga,” kata Rene seraya melirik pelatih All Stars, Jacksen F Tiago yang duduk di sampingnya.

Walau kalah, Rene memuji penampilan anak-anak asuhnya. Kata Rene, Noh Alam Shah sudah menampilkan permainan terbaiknya. “Kendati kalah, pertandingan ini untuk menghibur Aremania yang selama ini sudah memberikan dukungan kepada kami. Kami puas karena telah memberikan hiburan kepada Aremania malam ini,” kata Rene.

Sementara, Jacksen F Tiago mengatakan bahwa kunci kemenangan timnya terletak kepada kerjasama. “Sebelum laga, saya bilang sama mereka untuk menanggalkan ego dan mengedepankan kerjsama,” kata pelatih Persipura Jayapura. “Saya hanya waktu satu hari untuk meramu tim ini. Karena mereka semua pemain bintang, saya hanya menekankan kerjasama tim. Hasilnya tak√ā¬†mengecewakan. Mereka bisa bekerjasama dengan baik,” beber Jacksen.

All Stars membuka kemenangan pada menit ke-10 lewat tandukan Park Jung Hwan. Striker PSM Makassar mampu memanfaatkan umpan tendangan bebas yang diambil Firman Utina. Hanya berselang tiga menit, Aldo Barreto memperbesar keunggulan All Stars.

Arema mampu menyamakan kedudukan lewat kaki Roman Camelo pada menit ke-21 dan tiga menit selanjutnya giliran Noh Alam Shah yang mencetak gol. Skor ini tak berlangsung lama. Park Jung sukses membawa timnya unggul 3-2 pada menit ke-38. Skor 3-2 tak berubah sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, tuan rumah meningkatkan tekanan. Hanya saja, mereka lupa bertahan. Aldo Barreto kembali merobek jala Arema pada menit ke-47. Arema akhirnya bisa menyamakan skor lewat dua gol tambahan, Roman Camelo pada menit ke-57 serta Dendy Santoso. Lewat serangan bail yang mematikan, Singo Edan kembali diperdaya dan kali ini yang menjadi petaki adalah Christian Gonzales. Bomber Persib ini mampu membawa timnya memenangkan laga pada menit ke-71. Skor 5-4 untuk All Stars tetap bertahan sampai wasit meniup peluit panjang.

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.