Beranda Match Pertandingan KLIPING: Arema Merana Di Yogyakarta, Kalah Melawan PSIM

KLIPING: Arema Merana Di Yogyakarta, Kalah Melawan PSIM

0
Headline preview dari Bola sebelum Arema merana di Yogyakarta
Headline preview dari Bola sebelum Arema merana di Yogyakarta

Arema merana di Yogyakarta, begitu judul headline Koran Suara Merdeka yang beredar di Jawa Tengah. Memang, dalam pertandingan yang digelar pada 28 Maret 2007 itu Singo Edan kalah dengan skor 2-0.

PREVIEW PERTANDINGAN (TABLOID BOLA)

Hasil tiga kali menang di kandang membuat PSIM lebih percaya diri. Meski Arema, tamu di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (28/3), punya nama besar, Laskar Mataram tak gentar.

Apalagi penampilan Arema akhir-akhir ini juga memburuk. Karena itu, pelatih PSIM, Sofyan Hadi, yakin timnya bisa mengambil poin penuh. “Kami tidak terlalu risau dengan nama besar Arema. Kami siap kerja habis-habisan untuk memenangi laga ini. Saya minta pemain berkonsentrasi penuh hingga wasit meniup peluit akhir,” ucap Sofyan.

Ia kian yakin mampu menjagal Singo Edan lantaran striker lokal, Ranu Tri Sasongko, mampu menggantikan tugas Michel Adolfo dengan baik. “Tim sudah tidak tergantung lagi pada Adolfo. Sejauh ini kami baik-baik saja dengan stok pemain lokal yang ada. Permainan malah lebih hidup,” imbuh Sofyan.

Jose Bello de Souza, yang sengaja diparkir di laga sebelumnya, tampaknya bakal menjadi andalan. Maklum, selama ini kehadiran Jose membuat lini tengah PSIM lebih dinamis.

“Besok adalah laga penting karena kami menghadapi tim besar. Biasanya motivasi kami juga akan bertambah. Saya pribadi ingin mengoleksi gol dari partai ini,” komentar Seto Nurdiyantoro, kapten PSIM.

Kondisi Arema secara keseluruhan memang sedang bangkit, terutama setelah mampu mencuri angka di markas Deltras (25/3). Sayangnya beberapa tembok pertahanan Singo Edan bermasalah. Selain cedera, ada pula beberapa pemain yang terkena akumulasi kartu, seperti Bruno Casmir, pilar asing mereka.

Beberapa pemain juga sedang dalam masa penyembuhan dari cedera, antara lain Suroso, Hendro Kartiko. Kondisi Sunar Sulaiman, Essa Mvondo, dan Ortizan Solossa pun belum pulih total. Stok mepet ini memaksa sang pelatih, Miroslav Janu, memutar otak lebih keras.

JALANNYA PERTANDINGAN (SUARA MERDEKA)

PSIM Yogyakarta meraih angka penuh, mengandaskan Arema Malang 2-0, dalam pertandingan di Stadion Mandala Krida Yogyakarta kemarin. Dua gol kemenangan Laskar Mataram diciptakan Ranu Tri Sasongko menit 45 dan Wawan Sucahyo satu menit menjelang pertandingan bubar.

Namun Arema tampaknya tidak bisa menerima kekalahan itu. Saat Alil Rinenggo -wasit yang memimpin pertandingan- membunyikan peluit panjang tanda pertandingan berakhir, langsung diserbu para pemain juara Copa Indonesia 2005 dan 2006 itu. Namun berkat kesigapan aparat keamanan, wasit selamat dari serbuan pemain tamu.

Keputusan wasit dianggap berat sebelah, bahkan cenderung membela tuan rumah. Meski demikian, Alil tetap pada keputusannya meski sering diprotes pemain Arema. Kekalahan yang diderita anak-anak Malang ini membuat Miroslav Janu, sang pelatih, menolak melakukan jumpa pers usai pertandingan.

PSIM Bermain Taktis

Seto dan kawan-kawan bermain taktis, dengan terus mencoba menekan pertahanan lawan. Memasuki menit-menit akhir babak pertama, M Irfan dari sayap kanan melepas bola ke arah gawang. Kiper Arema yang mencoba menangkapnya meleset. Bola lepas karena Ahmad Kurniawan berbenturan dengan rekan setimnya. Bola liar tersebut langsung disambar Seto ke depan gawang. Ranu yang berdiri bebas meneruskan umpan Seto ke gawang Arema, 1-0.

Memasuki babak kedua, Arema mencoba meningkatkan tekanan. Namun serangan mereka kandas setelah berhadapan dengan pemain belakang PSIM yang dikoordinir Jaime Sandoval.

Melihat kondisi yang tidak menguntungkan, Miroslav Janu memasukkan Rony Firmansyah dan Arif Suyono menggantikan Akbar Rasyid dan Ellie Aiboy. Tetapi daya dobrak Arema tetap tak terbantu. Sebaliknya, memasuki menit 64, Agung Yudha diusir keluar lapangan setelah menyikut muka Ranu Tri Sasongko. Praktis, Arema bermain 10 orang.

Kondisi itu langsung dimanfaatkan anak-anak Laskar Mataram. Mereka lebih berani menekan. Namun baru pada menit ke-89, Wawan Sucahyo bisa memanfaatkan keuntungan tersebut. Dia membobol gawang Arema setelah mendapat umpan dari M Ansori, 2-0. Arema merana di Yogyakarta!

Sumber: Tabloid Bola & Suara Merdeka, 29 Maret 2007

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.