Beranda Profil Pemain Fernando Stagnari, Pemilik Rekor Gol Tercepat Arema

Fernando Stagnari, Pemilik Rekor Gol Tercepat Arema

0
Fernando Stagnari
Fernando Stagnari

Siapa pencetak gol tercepat Arema. Jika mengacu hitungan masuknya dia ke lapangan. Maka Fernando Stagnari adalah jawabannya. Gol tersebut dia buat ketika Arema melawan Persiwa Wamena, 22 November 2007.

Ketika itu pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan berjalan dengan sangat ketat, Arema sempat unggul lebih dahulu lewat sundulan Jainal Ichwan di menit ke-40. Namun, Habel Satya berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua.

Arema terlihat buntu, sehingga mau tidak mau Miroslav Janu memasukkan pemain baru agar tampil lebih menyerang. Pilihan Janu bukan jatuh kepada striker, namun dia memasukkan seorang bek tengah.

Rupanya Janu ingin membuat formasi Arema dari 4-3-3 menjadi 3-4-3 dengan mendorong dua full-backnya lebih maju. Satu slot di tengah yang ditempati Akbar Rasyid dihilangkan untuk diganti Fernando Stagnari di menit 73.43.
 
Di Lapangan, Stagnari masuk saat Arema dalam posisi mendapatkan tendangan bebas, siapa sangka pergerakan Stagnari di kotak penalti berhasil membuat dia mencetak gol di menit 74.00. Dengan catatan 17 detiknya, hingga kini gol yang dia buat adalah gol tercepat dari Arema, setidaknya hingga artikel ini ditulis.

Gol Stagnari atau kemudian mendapatkan julukan Sunari membuat Arema mempertahankan catatan belum pernah terkalahkan.

Fernando Stagnari Datang Sebagai Pengganti

Stagnari datang di putaran kedua untuk menggantikan Joao Carlos yang dicoret Miroslav Janu. Dirinya didatangkan setelah Arema tertipu oleh Gerrad Guy Ambassa dari Hongkong yang kabur usai mendapatkan down payment. Di putaran kedua selain Stagnari Arema juga turut mendatangkan Tarikh El Janaby dan Emile Mbamba.

Stagnari pada musim 2005 pernah bermain di PSM Makassar. Hadirnya dirinya membuat Arema memiliki dua bek asing yang bertubuh tinggi besar karena sebelumnya sudah ada Bruno Cashmir. Duet pertahanan yang sangat diinginkan Janu mengingat dia menggunakan formasi 4-3-3, sebuah terobosan pada masa itu karena di Indonesia masih lazim menggunakan 3-5-2.

“Saya ingin memberikan yang terbaik untuk Arema agar tim bisa meraih hasil maksimal musim ini. Saya pikir, semua yang ada di Arema juga punya target yang sama dengan saya, yakni Arema bisa menjadi juara ligina musim ini. Sekarang, semua coba pertahankan posisi Arema di papan atas klasemen sementara wilayah timur,” kata Stagnari dikutip dari Malang Post.

Pertunjukkan permainan Stagnari dilakukan saat melawan Persiwa, hadirnya dirinya di Arema juga membuat Janu mengubah kebiasaan formasi 4-3-3 menjadi 3-4-3 di beberapa laga.

Sayang, Arema pada saat itu gagal menggapai final karena tersingkir di babak delapan besar setelah hanya menempati peringkat ketiga dibawah Sriwijaya FC dan PSMS Medan.

Profil Fernando Stagnari
Nama LengkapFernando Martin Stagnari
KebangsaanArgentina
Tanggal Lahir6 April 1979
Tempat LahirSanta Fe, Argentina
Tinggi Badan1.85 m
Berat Badan78 kg
PosisiBek
Karier Klub 
Sebelum AremaReal Aroyo Seco
2008/2008Arema Malang
Setelah AremaTidak Diketahui

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.