Beranda Match Pertandingan Sejarah Aji Santoso Sebagai Pencetak Gol Termuda Arema

Sejarah Aji Santoso Sebagai Pencetak Gol Termuda Arema

Aji Santoso di tahun 1993
Aji Santoso di tahun 1993

Siapa pencetak gol termuda Arema sepanjang masa? Jawabannya cukup mengejutkan. Karena bukan dicetak oleh seorang striker melainkan bek sayap (wing back). Dia adalah Aji Santoso.

Ketika itu, 19 November 1988 di kompetisi Galatama 1988/89. Aji Santoso yang baru sebulan bergabung dengan Arema masih berusia 18 tahun lebih 7 bulan 13 hari. Dia yang masih kelas 3 di SMA Salahudin dipercaya bermain oleh Sinyo Aliandoe.

Laga melawan Barito adalah laga kedua pemain kelahiran 6 April 1970 tersebut. Dua minggu sebelumnya dia dimainkan pelatih saat Singo Edan kalah 2-0 di kandang sendiri melawan Petrokimia Putra.

Pencetak gol termuda Arema yang didapatkan Aji hingga saat ini bertahan cukup lama dan nampaknya masih sulit untuk dipecahkan mengingat tuntutan tim yang begitu besar.

Namun, kami Vamos Arema selalu percaya, akan ada anak berusia 18 tahun yang lebih muda dibandingkan Aji yang mampu memecahkan rekornya.

Kliping Pertandingan Sejarah Pencetak Gol Termuda Arema.
Kliping Pertandingan Sejarah Pencetak Gol Termuda Arema dari Jawa Pos.

Kliping Pertandingan

Jawa Pos – Pemain baru Arema yang direkrut dari Gajayana Malang Aji Santoso menjadi penentu kemenangan tipis Arema atas Barito Putera 2-1 (1-1), dalam lanjutan pertandingan Kompetisi Bentoel Galatama, Sabtu (19 November 1988) di Stadion Gajayana.

Gol cukup cantik yang terjadi pada menit ke-67 itu sekaligus mengembalikan citra Arema di hadapan 4000 penggemarnya, yang lama mendambakan Arema bisa memetik kemenangan, walaupun permainannya tidak cantik.

Sementara itu, dalam pertandingan lainnya yang berlangsung di Stadion Mattoangin Ujung Pandang. Tuan rumah Palu Putra dipaksa menyerah 0-1 oleh Semen Padang, dengan gol yang dicetak oleh Hendra Susila pada menit ke-43. Hanya dua pertandingan inilah yang berlangsung kemarin.

Arema sendiri tampak belum pulih sepenuhnya. Keragu-raguan masih tampak pada para pemain asuhan Sinyo Aliandoe itu. Menghadapi Barito Putera yang bermain bertahan, variasi serangan Arema kurang sehingga sulit membuka pertahanan Barito.

Gol pertama Arema tercipta pada menit ke-16 hasil tendangan penalti yang dilakukan oleh Patra Katri. Setelah Micky Tata diganjal dua pemain belakang Barito di petak penalti tim asal Banjarmasin itu. Wasit Ngurah Suetha Negara dari Denpasar itu sempat mendapatkan protes dari pemain Barito atas putusannya memberikan hadiah penalti itu.

Empat menit kemudian, Barito menyamakan kedudukan melalui sundulan kepala Syarifudin setelah menerima umpan dari Sear Yusuf, kedudukan 1-1 bertahan sampai turun minum.

Pada babak kedua, Arema meningkatkan tempo penyerangan dengan menarik keluar Nurdin untuk digantikan Sammy Betay. Strategi ini baru berhasil sehingga di babak kedua Arema mengepung pertahanan Barito.

Hingga kemudian, bek kanan Arema Aji Santoso, yang memang sering turut membantu menyerang itu berhasil melampaui beberapa pemain belakang lawan. Dengan jarak tembak yang sempit Aji berhasil melepaskan tembakan keras yang tidak dapat dibendung kiper Barito di menit ke-67.

Unggul 2-1, Arema kembali menurunkan tempo permainan dan banyak memainkan bola di sektor kanan. Selain mencetak gol, Aji juga mendapatkan kartu kuning dari wasit Ngurah setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap lawan di menit ke-84.

Susunan Pemain
Arema: Iwan Darmanto, Andhik, Aji Santoso, Jamrawi, Muchrim Akbar, Nurdin/Sammy Betay, Singgih Pitono/Effendi Aziz, Patra Katri, Micky Tata, Mahdi Harris, Jonathan

Barito Putera: Abdillah, Tamberin, Achmad, M Yusuf, A Joko Santoso, Marjono, Radiani / Edy Jaman, Sear Yusuf Huwae/Nurdiansyah, Syariffudin, Sultan, Priyo Hariadi

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.