Beranda Artikel Titan Agung Fawwazi, Antara Bermain Sepakbola dan Kuliah

Titan Agung Fawwazi, Antara Bermain Sepakbola dan Kuliah

Titan Agung Fawwazi, pemain junior yang cukup berbakat. Dia harus berlatih lebih keras untuk mendapatkan posisi inti dan tidak boleh besar kepala. Karena pada saat ini belum apa-apa.

0
Titan Agung Fawwazi saat bertanding di laga ujicoba.
Titan Agung Fawwazi saat bertanding di laga ujicoba.

Musim ini Arema FC mendaftarkan empat pemain muda debutan. Salah satunya adalah Titan Agung Fawwazi.

Sebelum di Arema dia adalah penggawa Persema U-17 di Piala Suratin yang kemudian dipinjam Persid Jember untuk mewakili di laga nasional.

Titan mendapatkan kesempatan bermain di Arema setelah musim lalu dia dianggap bermain moncer di kompetisi Elite Pro Liga U-18 bersama Arema FC. Dirinya akhirnya tembus ke tim senior setelah mendapatkan rekomendasi dari Milo Seslija.

“Dia eksplosif, memiliki kecepatan yang bagus, semoga tidak lekas besar kepala karena ini menjadi penyakit pemain muda,” urai Milo saat itu.

Selama hampir enam bulan, dirinya berlatih bersama tim senior Arema. Kemampuannya juga mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Hanya saja untuk bermain di laga resmi, kesempatan pemain berusia 18 tahun itu masih belum datang.

“Tidak masalah saya belum bermain karena saya harus terus belajar. Saya berusaha semaksimal mungkin di latihan agar kemampuan meningkat,” tekad Titan.

Mencuri Perhatian Di Laga Ujicoba

Titan berhasil mencuri perhatian pelatih Arema FC di laga ujicoba Arema melawan alumni akademi Arema U-21. Titan pada saat itu bersama dua kompatriotnya Vikrian Akbar, dan Zidane Pulanda dimainkan bersama Arema U-21.

Pada pertandingan tersebut Arema U-21 kalah dengan skor telak 8-2. Namun, tim pelatih nampak bertepuk tangan saat ketiga pemain ini merepotkan tim senior. Puncaknya Titan mencetak dua gol di masing-masing babak untuk memperkecil kedudukan.

Tak hanya mencetak gol. Titan juga mampu membuat para penggawa tim senior Arema kelabakan. Dengan kecepatannya, berulang kali menerobos benteng pertahanan Arema yang dikawal para seniornya.

Sebenarnya penampilan Titan juga sudah moncer manakalan Arema berujicoba dengan Tanobel FC dan Singhasari FC. Hanya saja penampilan bagusnya pada saat itu dianggap karena dukungan dari rekan-rekannya pemain senior yang juga bagus.

Kini, dia benar-benar terlihat manakala dimainkan bersama teman-temannya sesama pemain U-20.

Aksi Titan Agung Fawwazi melawan seniornya.
Aksi Titan Agung Fawwazi melawan seniornya.

“Titan, Vikrian, dan Zidane adalah masa depan Arema. Namun, dia harus lebih bekerja keras untuk bisa menembus ke starting XI. Tetapi kesempatan itu selalu hadir bagi siapa saja yang bekerja keras,” tegas Milo

Senada, asisten pelatih Arema Kuncoro menyatakan jika tiga pemain punya masa depan yang cerah untuk Arema. Asal, ketiga pemain tersebut tidak cepat puas. Kesempatan sangat terbuka karena siapa yang diturunkan tidak pernah melihat umurnya.

“Meski masih muda, peluang mereka sangat terbuka,” kata Kuncoro.

“Bisa dilihat saat kami mempercayai Jayus (Jayus Hariono, gelandang muda Arema, red) untuk bermain pada musim lalu. Waktu itu kan nggak ada yang menyangka kami memainkan pemain muda pada pertandingan melawan Persebaya.”

Galau Karena Diterima Di Kampus Negeri

Selain memiliki skill yang cukup bagus. Titan Agung Fawwazi ternyata juga memiliki otak yang cemerlang. Hal itu tidak lepas dari diterimanya dia di Universita Brawijaya jurusan Tekni Elektro.

Titan sempat bingung tentang masa depannya itu, sebab dirinya merasa ingin bermain sepakbola namun juga ingin memiliki pendidikan yang tinggi.

Pda akhirnya dia merasa sangat siap meneruskan keduanya, sama seperti menjalani sekolah dan latihan di klub.

“Kalau saya pribadi cenderung untuk terus berkarir sebagai pesepakbola. Namun, saya juga akan berkuliah,” urai Titan

Dia sangat optimistis bisa membagi waktu yang berbeda sehingga sama-sama bisa mendapatkannya. Pengalaman di saat sekolah menjadi pegangan meskipun sekolah dan kuliah adalah sesuatu yang berbeda.

“Pendidikan dan sepakbola bagi saya sama-sama penting jadi semoga saya bisa fokus keduanya,” pungkasnya.

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.