Beranda News Kegairahan Malang Football League

Kegairahan Malang Football League

0
Saat ujicoba VAR Malang Football League
Saat ujicoba VAR Malang Football League

Malang Football League 2019 (MFL) adalah kompetisi amatir yang pertama kali digagas di Bandung dengan nama Bandung Premier League (BPL). Kompetisi ini bakal digelar secara perdana pada Sabtu (12/7) mendatang.

Gaung MFL sudah mulai disemarakkan sejak Maret lalu, persiapan-persiapan mereka perlu diacungi jempol karena meskipun amatir namun cara kerjanya sudah ala profesional.

CEO MFL, Sefdella Afrianto tanpa ragu menyatajkan jika konsep MFL disadur dari Bandung Premier League (BPL).

”Yang pertama bikin memang Bandung. Karena itu, kami berafiliasi dengan mereka,” ucapnya.

MFL sendiri digelar, lanjut Afdel-sapaan akrab Sefdella Afrianto- karena melihat Malang punya potensi besar sepakbola. Hanya saja, kompetisi lokal saat ini seperti mati suri.

”Kami hadir bukan sebagai pesaing. Tapi mewadahi. Terutama bagi komunitas di Malang Raya,” tukasnya.

Selama bulan Maret hingga Juli, beragam kegiatan untuk memperkenalkan MFL ini digelar. Mulai dari launching lagu, maskot, pengenalan apparel resmi hingga workshop tentang fotografi bagi pesertanya.

Salah satu yang cukup menarik adalah penggunaan bola. MFL tidak memakai bola luar negeri. Namun, mereka menggunakan bola buatan April dari Malang yang dinamakan Baraka yang berarti berkah.

“Kami memang mengangkat brand lokal untuk kompetisi ini. Bola misalnya. Bola ini produksi April dari Singosari. Begitu pula dengan apparelnya, kami juga menggandeng produk lokal,” lanjut pria yang akrab disapa Afdel ini.

Bola Resmi Malang Football League
Bola Resmi Malang Football League

Juga Gunakan VAR

Malang Football League juga istimewa karena menggunakan VAR. Saya sudah menulis panjang lebar tentang penggunaan VAR ini di Goal.com ketika ujicoba pada 28 April lalu.

Sekilas apa yang ditampilkan MFL masih berupa VAR yang sangat sederhana. Hanya ada empat kamera yang terhubung menjadi satu server, mirip dengan operator CCTV.

Dari sana kemudian operator melihat bersama wasit keempat. Apabila diperlukan, wasit keempat dan wasit utama melakukan koordinasi untuk keputusan yang dirasa masih meragukan.

“VAR yang kami gunakan memang murah, yang penting adalah manfaat penggunaannya. Memang kami akui masih sangat sederhana, jika di sepakbola dunia adalah Iphone maka VAR kami bisa dinyatakan Nokia 3300 lah,” jelas Afdel.

“Hanya saja esensinya untuk membantu wasit tidak hilang. Dan terbukti hari ini (kemarin) ada sekitar enam keputusan wasit dari tiga pertandingan trofeo terbantu dengan adanya VAR,”

Tidak hanya VAR, kompetisi MFL juga menggunakan pendukung dari Malang. Mulai dari bola hingga apparel yang digunakan. Semuanya untuk mengakomodir kepentingan dari usaha yang ada di Malang.

Penulis Tamu: Abi Yazid

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.