Beranda Fokus Metro FC Siap Hadapi Jalan Panjang Menuju Kasta Kedua

Metro FC Siap Hadapi Jalan Panjang Menuju Kasta Kedua

Skuad Metro FC 2019
Skuad Metro FC 2019

Persekam Metro FC memulai kompetisi Liga 3 regional Jatim dengan hasil yang tidak mengecewakan. Bertandang melawan Arema Indonesia, Macan Kumbang berhasil menahan imbang 1-1, Minggu (4/8).

Meskipun mendapatkan hasil imbang, jajaran pelatih Metro FC memang layak menyesali poin satu yang didapatkan. Pasalnya sepanjang 90 menit permainan, tim kebanggaan Kabupaten Malang ini menekan hebat pertahanan lawan.

Dua gol lawan terjadi karena komunikasi yang tidak baik di lini belakang. Gol pertama dari Danny Madenta terjadi karena sang pemain salah mengira wasit meniup peluit saat striker Arema Indonesia itu menggiring bola.

Sementara gol kedua, kiper Metro FC Anjasmara Wahyuda gagal menangkap bola mudah tendangan bebas. Alhasil, bola yang luput dari tangkapannya diselesaikan menjadi gol oleh Zein Valentino di menit ke-92.

“Kami memang menyesalkan tersebut bisa terjadi, ini menjadi pelajaran yang dipetik para pemain agar lebih baik di laga berikutnya,” terang Deddy Iswanto, sang pelatih.

Meskipun mendapatkan hasil imbang, target Metro untuk lolos ke Liga 2 tidak pernah pudar.

Sempat Selebrasi Dua Kali, Metro FC bermain Imbang 2-2 melawan Arema Indonesia
Sempat Selebrasi Dua Kali, Metro FC bermain Imbang 2-2 melawan Arema Indonesia

Jalan Panjang Ke Kasta Kedua

Musim ini, susunan kepengurusan Metro FC hampir sama dengan musim lalu. Saat peluncuran tim, Sabtu (3/8) lalu, manajemen Macan Kumbang menargetkan tim untuk lolos ke Liga 2.

Lolos ke Liga 2 memang bukan perkara gampang, langkah pertama yang harus mereka lakukan adalah melepaskan diri sebagai yang terbaik di grup F, tempat mereka bernaung. Dengan lawan yang dihadapi adalah Blitar Poetra, PSID Jombang, Madiun Putra, dan Arema Indonesia.

Tanpa meremehkan grup lain, peluang untuk lolos dari grup dianggap bisa dilakukan oleh Redi Arianto dan kawan kawan.

“Kami rasa semua tim yang ada di grup ini punya peluang sama. Semua sama-sama memiliki kekuatan. Jadi kami rasa semua tim harus kami waspadai,” tegas CEO Augusto Arie Frianto.

“Persaingan pasti ada dan berat. Tetapi mungkin kami sangat serius untuk kompetisi kali ini. Mungkin hanya Metro FC yang dalam sepekan bisa berlatih 4 sampai 5 kali.”

Usai lolos dari grup Jawa Timur, mereka juga masih akan melawan jagoan dari Pulau Jawa. Kemudian berlanjut ke Nasional. Tahapan yang selain menguras energi juga menguras dana pengurusnya.

“Kalau memang jalanya seperti itu tentu harus dilewati. Tetapi yang jelas kami optimis dengan peluang tersebut,” tandas Augusto.

Lalu, apakah tim bisa mewujudkannya? Kita tunggu saja apa yang bisa dilakukan Metro FC musim ini.

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.