Beranda Profil Pemain Jalan Terjal Karir Beny Wahyudi Di Sepakbola Indonesia

Jalan Terjal Karir Beny Wahyudi Di Sepakbola Indonesia

0
Beny Wahyudi saat membela Arema di musim 2013
Beny Wahyudi saat membela Arema di musim 2013

Tidak semua keinginan bisa tercapai melalui jalan yang mulus. Kadang jalan terjal terpaksa dilewati untuk bisa mewujudkan cita-cita, tak terkecuali bagi bek kanan tim nasional Indonesia dan Arema Cronus, Beny Wahyudi.

Siapa sangka di balik wajah Beny, yang selalu memunculkan senyum dan kerap bertingkah konyol itu, ia menyimpan balada masa kecil saat menapaki karier sebagai pesepak bola profesional.

Tak puas menjadi pemain tarikan kampung alias tarkam, yang hanya mendapat sorak-sorai dari tetangganya, Beny kemudian memilih bergabung dengan SSB Arema saat menginjak kelas 1 SMP.

Beny rela menempuh jarak sekitar 50 kilometer dari tempat tinggalnya di Turen, Kabupaten Malang, menuju tempat latihan di Lapangan Rampal Kota Malang.

Jarak yang cukup jauh membuat ia harus menumpang truk untuk bisa sampai di Lapangan Rampal.

“Karena harus memilih, naik angkutan umum atau beli es degan (kelapa muda), akhirnya lebih memilih nggandol (menumpang) truk demi bisa merasakan es degan usai latihan,” kata Beny.

Seperti anak-anak pada umumnya, Beny sempat pasang-surut dalam menentukan masa depan. Terlebih, ketika itu kedua orang tuanya kurang mendukung perkembangan karier di tim junior Arema.

“Mereka mengatakan hidup dari sepak bola itu susah. Peluang juga sangat terbatas di tengah banyaknya pemain yang punya impian serupa,” ujarnya.

Namun, saat beranjak dewasa, Beny mulai memiliki tekad kuat untuk menjadi pemain sepak bola saat bergabung bersama klub Divisi Tiga saat itu, Persewangi Banyuwangi.

Orangtuanya pun mulai berubah pikiran secara perlahan melihat perjuangan sang anak. Karier Beny selama ini tergolong stabil.

Karir itu dimulai saat sang pemain masuk ke tim Jawa Timur untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional 2008 di Kaltim. Bersama Andik Vermansyah cs dirinya berhasil mempersembahkan emas.

Sukses di PON membuat Beny yang saat itu membela Persewangi ditarik ke Arema. Adalah Gusnul Yakin yang kemudian percaya kepada kemampuannya di Arema. Dia mendapatkan debut manakala Arema melawan Persik Kediri pada ISL 2008/2009. Arema memang kalah tetapi Beny berhasil menghentikan laju Ronald Fagundes hingga lawannya pun frustasi.

Dia adalah pemain yang konsisten di atas lapangan. Namanya bakal tercatat sebagai salah satu legenda yang mengantarkan Arema ke podium juara Indonesia Super League (ISL) 2009-2010. Saat menjadi juara, panggilan timnas untuk Piala AFF 2010 datang. Sayang pada saat itu Indonesia gagal mendapatkan juara setelah kalah melawan Malaysia.

Karir Beny Wahyudi pun terus melesat, sempat bergabung dengan Deltras ketika Arema mengalami dualisme. Beny akhirnya kembali membela Arema pada 2013 hingga sekarang. (Tabloid BOLA & Berbagai Sumber)

PROFIL BENY WAHYUDI

ISL

MusimKlubDurasiMainStarterSubsBenchGoalAssisKuningMerahWin RatioDraw RatioLoss RatioOG
2013Arema0000000000000
09/10Arema2417272611024070.377.4122.220
10/11Arema2107262514011053.8526.9219.230
Total-45245351250350124.2234.3341.450

ISC

MusimKlubDurasiMainStarterSubsBenchGoalAssisKuningMerahWin RatioDraw RatioLoss RatioOG
2016Arema1556191725012057.8926.3215.790
Total-1556191725012057.8926.3215.790

Liga 1

MusimKlubDurasiMainStarterSubsBenchGoalAssisKuningMerahWin RatioDraw RatioLoss RatioOG
2017Arema15192218412004040.9136.3622.730
Total-15192218412004040.9136.3622.730
Nama LengkapBeny Wahyudi
Nama PanggilanBeny
KebangsaanIndonesia
Tanggal LahirKamis, 20 Maret 1986
Tempat LahirMalang
Umur28
Tinggi Badan1.74 m
Berat Badan64 kg
PosisiGelandang
Karier Junior
SSB Arema
Akademi Arema
Arema Junior U-18
Arema Junior U-19
Karier Senior
2005Persekabpas Pasuruan
2006Persekam Metro FC
2007-2008Persewangi Banyuwangi
2008-2011Arema
2011-2012Deltras Sidoarjo
2012-Arema Cronus
Karier Timnas
2010Indonesia

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.