Beranda Fokus Alasan Alasan Arema Setuju Andrianto, Sunarto, Okky Derry, dan Jad Keluar

Alasan Alasan Arema Setuju Andrianto, Sunarto, Okky Derry, dan Jad Keluar

0
Skuat Arema di Liga 1 | Foto: Abi Yazid
Skuat Arema di Liga 1 | Foto: Abi Yazid

Menyambut putaran kedua, Aremania dikagetkan dengan rumor transfer pemain yang keluar dari Arema. Tetapi jika dirunut, wajar jika ada alasan Arema setuju pemainnya seperti Andrianto, Sunarto, Okky Derry dan Jad Noureddine dipinjam, didepak atau keluar dari tim.

Redaksi Vamos Arema merangkum alasan itu, apa saja?

Jad Noureddine

Jad menjadi pemain yang diprediksikan bakal hengkang dari Singo Edan. Hal ini terjadi karena ekspektasi yang diberikan jajaran tim pelatih ternyata tidak bisa dipenuhi oleh sang pemain.

Malah, dalam beberapa laga krusial Jad melakukan kesalahan fatal yang berujung pada kekalahan tim Singo Edan. Memang bisa dibilang kesalahan adalah kesalahan tim, tetapi permulaan kesalahan bisa dilihat dari posisi dimana dia melakukan kesalahan itu.

Jad Noureddine saat dikenalkan sebagai pemain Arema | Foto: Dani Kristian

Lost ratio dari Jad mencapai 30.77 persen, jika dibandingkan dengan Bagas Adi yang hanya 16.67 persen keputusan Arema mendepak Jad adalah sesuatu yang tepat.

Permasalahan mungkin adalah soal pesangon, karena pemain asing biasanya punya standar saat diberhentikan klubnya misalnya gaji penuh. Sementara Arema biasanya berpedoman pada undang-undang tenaga kerja di Indonesia, dimana tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia kontraknya berakhir kurang dari setahun maka pembayaran sisa kontraknya adalah satu bulan gaji.

Andrianto

Andrianto sebenarnya tidak masuk rencana untuk diizinkan keluar dari Arema, pemain ini bermain sebanyak 302 menit dengan tujuh kali diantaranya menjadi starter. Dirinya kerap bergantian dengan Nasir untuk mengisi kuota U-21 Arema.

Pemain asal Tajinan ini keluar dari Singo Edan karena memang sangat diinginkan oleh Metro FC. Manajer Metro FC melalui Priyo Bogang Sudibyo meminta langsung sang pemain karena sangat dibutuhkan untuk lolos ke babak 16 besar Liga 2. Saat ini peluang Metro masih sangat terbuka, namun ketiadaan striker membuat mereka kesulitan mencetak gol dan banyak bermain imbang.

Thiery Gathuesi mencoba meredam agresivitas anak muda, Andrianto.
Thiery Gathuesi mencoba meredam agresivitas anak muda, Andrianto.

Awalnya, elatih Arema bersikeras mempertahankan sang pemain karena tenaganya masih dibutuhkan. Kehilangan Andiranto membuat Arema harus mencari pemain U-21 lagi jika aturan itu kembali diterapkan.

Tetapi, permintaan Metro FC yang dianggap seperti adik berhasil meluluhkan manajemen Singo Edan dan berharap sang pemain bisa lebih baik di Metro FC.

Sunarto

Kesempatan Sunarto musim ini tidak terlalu banyak saat diberlakukan kuota pemain U-22 minimal tiga pada starting XI, tidak heran untuk pemain senior dirinya menjadi pilihan ketiga setelah Cristian Gonzales dan Dedik Setiawan di posisi depan. Sementara di posisi sayap dia juga menjadi pilihan ketiga setelah Dendi Santoso dan Arif Suyono.

Sebuah kesempatan yang didapatkan Sunarto saat Arema melawan Bhayangkara SU
Sebuah kesempatan yang didapatkan Sunarto saat Arema melawan Bhayangkara SU

Musim ini dia mencatatkan 32 menit penampilan. Berkurang sangat jauh dibandingkan musim lalu di tangan Milomir Seslija.

Di sisi lain, Persiba melalui Milo Seslija getol melakukan perbaikan di putaran kedua. Dirinya tidak akan kalah karena Persiba punya kuota U-22 di lain posisi. Milo cukup mengagumi peran Sunarto sebagai pemain depan karena memang beberapa kali saat dia pegang mampu menyelamatkan tim. Tidak heran pelatih asal Bosnia ini menjanjikan posisi inti.

Okky Derry

Okky Derry adalah pemain pilihan terakhir Arema baik di lini tengah ataupun belakang. Sepanjang dua musim diangkat statusnya sebagai pemain senior, dirinya belum pernah mencatatkan waktu untuk tim.

Manajemen pun merasa kasian sehingga sang pemain mau-tidak mau harus bisa meningkatkan kualitasnya. Salah satunya adalah menguji kemampuannya di tim lain.

Okky Derry Andriyan
Okky Derry Andriyan

Tinggalkan Komentar