Arema FC Akan Membentuk Klub Baru Untuk Liga 3

    Arema FC melalui akademi Arema akan membentuk klub baru untuk berkompetisi di Liga 3. Pembentukan ini digunakan untuk menempa pemain akademi.

    0
    Sudarmaji menyatakan jika akademi Arema akan membentuk klub baru untuk kompetisi Liga 3.
    Sudarmaji menyatakan jika akademi Arema akan membentuk klub baru untuk kompetisi Liga 3.

    Arema FC berencana membentuk klub baru untuk berkompetisi di Liga 3, klub baru itu nanti bakal diisi oleh pemain dari akademi Arema agar mereka bisa semakin terasah di kompetisi.

    Direktur Akademi Arema FC, Sudarmaji menjelaskan jika keinginan itu didasarkan pada kuantitas jumlah siswa akademi yang semuanya membutuhkan kompetisi. Keberadaan Liga 3 dipandang sebagai arena yang pas apalagi saat ini kompetisi untuk kelompok umur tidak begitu banyak pertandingan.

    “Kompetisi untuk level usia saya pikir masih kurang reguler atau bersifat turnamen yang jumlah pertandingannya sedikit, seperti U-15, U-17, atau U-19. Kalau U-19 kan menunggu sampai kompetisi bergulir kami bertanya kepada Asprov bagaimana mendaftarkan klub baru untuk berkompetisi di Liga 3 karena memang pada saat ini terus dibuka,” terang Sudarmaji.

    “Arema berkeinginan ikut Liga 3, tujuan utamanya bukan prestasi tetapi sebagai wadah bagi pemain akademi untuk berkompetisi dengan jenjang yang panjang dan ingin akan menempa pemain lebih bagus.”

    Starting XI Arema U-17 Di Piala Suratin 2017
    Starting XI Arema U-17 Di Piala Suratin 2017. Arema FC akan membentuk klub baru untuk berkompetisi di Liga dari akademi Arema.

    Jika Arema disetujui untuk bermain di Liga 3, tentu saja ini akan menambah keberadaan klub yang ada di Malang. Sejauh ini sudah delapan klub yang bermarkas yaitu Malang United, Persema 53, Persema FC, Sumbersari FC, Persikoba, Kanjuruhan FC, Singhasari FC, dan Persekam Metro FC.

    “Asprov sambutannya baik, tetapi tidak untuk tahun ini tetapi tahun depan. Mungkin kalau ada waktu kami akan ke Asprov untuk bertanya bagaimana mengawali membentuk klub amatir. Namanya mungkin juga berbeda misalnya Singa Muda,” tegasnya.

    Sementara itu, Sudarmaji juga meluruskan tentang kabar adanya tarikan biaya transfer bagi klub lain yang memakai jasa pemain Arema.

    “Kami menegaskan, akademi tidak meminta kompensasi dalam bentuk uang. Kalau ada anggapan mengambil pemain akademi harus membayar, itu saya pastikan tidak benar, dan tidak ada aturannya di internal Arema,” terang Sudarmaji.

    Walaupun begitu, ada syarat yang harus dipenuhi jika mengambil pemain dari akademi. Salah satunya adalah pemain tersebut harus dilepas jika diminta untuk bermain di Liga 1 U-19.

    “Tapi memang ada syaratnya. Pemain bersangkutan bisa diminta kembali kalau nanti berkompetisi dengan strata di atas Liga 3, misalnya Liga 1 U-19. Kalau setara, mending kami titipkan saja kepada mereka. Klub peminjam hanya perlu menyeselesaikan urusannya dengan pemain, misal gaji atau cedera harus dirawat,” tutupnya.

    Tinggalkan Komentar

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.