Beranda Kompetisi Arema Malang Di Liga Indonesia 2003 Divisi Utama

Arema Malang Di Liga Indonesia 2003 Divisi Utama

0
Skuat Arema 2003
Skuat Arema 2003

Seperti biasa, Arema Malang selalu mengalami masalah pendanaan saat mengawali kompetisi. Termasuk pada perhelatan kompetisi Liga Indonesia 2003. Di awal musim, Lucky Acub Zainal [Sam Ikul] memang sudah mengisyaratkan jika dirinya sudah tidak punya dana lagi untuk mengelola Arema.

“Namun, Arema ini ibarat sebuah wanita. Sehingga sebenarnya banyak sekali pihak yang ingin mengelolanya. Saya saat ini masih mempelajari siapa yang paling pantas mengelola Arema,” urai Sam Ikul ketika itu.

Memang Sam Ikul harus berhitung untuk menyerahkan Arema kepada siapa, karena disaat itu banyak sekali perusahaan ataupun daerah yang berminat mengelola Arema. Namun, kebanyakan dari mereka punya syarat yang tidak mungkin disetujui yaitu memindahkan home base Arema dari Malang.

Salah satu yang berminat adalah kota Batam. Kota yang ada di perbatasan Singapura itu berminat untuk mengambil alih Arema, dengan konsekuensinya Arema harus bermain di Batam.

“Arema adalah perjuangan Arek Malang, kalau dia pindah ke lain daerah, Arek Malang tidak punya lagi identitas dan kebangaan. Saya tidak ingin hal itu terjadi karena amanah Arema ini adalah perjuangan Malang,” lanjutnya.

Di tahun itu, isu Arema akan digabung menjadi Persema sangat kental terdengar. Hal ini berawal dari bertemunya sam Ikul dengan beberapa wakil di Pemkot Malang. Bertemunya sam Ikul dengan Pemkot itu bahkan sempat menjadi headline di media lokal Malang.

2012_12_07_Arema-2003
Sam Ikul bertemu dengan M Nur, perwakilan Pemkot Kota Malang | Foto: Buari

Dari sisi tim, Arema juga ditinggal sejumlah pemain dan pengurusnya. Di tahun 2003, Iwan Budianto yang menjadi manajer Arema di Liga Indonesia 2002 membawa gerbong pemain ke Persik Kediri. Mereka adalah Aris susanto, Kristiawan, Khusnul Yuli, Wawan widiantoro, Johan prasetyo, Suswanto, Haryanto, hingga Bamidele frank bobmanuel. Tidak hanya itu, pelatih kiper Sukrian juga turut serta untuk pergi ke Kediri.

Iwan menyatakan jika dirinya membawa pemain ke Persik karena kasian dengan kondisi Arema, saat itu dengan durasi kontrak yang hanya setahun di Liga Indonesia tahun 2002, pemain bisa pindah tim dengan bebas. Namun, Iwan mencarikan tim yang bisa memberikan kompensasi untuk Arema dan tim itu adalah Persik sendiri.

Sebab, jika tidak pindah ke Persik, pemain tersebut dipastikan bakal pindah dengan gratis, apalagi disaat itu prestasi Arema di tahun 2002 yang lolos babak delapan besar membuat sejumlah klub tertarik mendapatkan pemain Singo Edan, tentu ini menjadi sebuah kerugian.

“Arema di saat itu membutuhkan dana untuk mencari pemain, saya bilang kepada sam Ikul jika tidak mau Arema pindah dari Malang karena disaat itu getol dirayu orang Batam, biarlah pemainnya yang pindah. Nanti Arema akan dapat kompensasi dari Persik, dan kompensasi itu digunakan untuk menyusun tim,” terang Iwan Budianto.

Usai mendapatkan dana dari kompensasi kepindahan pemain yang tidak disebutkan berapa jumlahnya. Arema bersiap menyusun tim. Sebagai langkah pertama, Arema merekrut Gusnul Yakin sebagai pelatih, sosok karismatik ini mengaku mau dibayar berapapun demi kecintaannya menangani Arema. Selain Gusnul, ada juga Terry Weton sebagai direktur teknik. Sosok Terry ini juga belum jelas siapa dia sebenarnya karena memang orang kenalan sam Ikul.

Karena pemain di tahun Liga Indonesia 2002 banyak yang sudah hengkang, Arema kemudian melakukan seleksi terbuka. Tak ayal ratusan pemain dari Malang Raya dari yang hanya mencari keringat sampai yang punya skill bermain tumplek blek di Lapangan Lanud Abdurrahman Saleh. Gusnul Yakin dengan telaten menyeleksi pemain satu persatu hingga mengerucut menjadi skuat Arema di tahun 2003.

Liga Indonesia 2003 masih bernama Liga Bank Mandiri karena menggunakan sponsor dari Bank itu. Terdiri dari 20 peserta yang berkompetisi dengan sistem penuh. Peringkat 17 hingga 20 terdegradasi ke Divisi I, sedangkan tim dengan peringkat 15 dan 16 melakukan play off dengan peserta dar Divisi I. Format pemain asing 4-3 (boleh mempunyai 4 pemain tapi hanya 3 yang boleh turun).

Saat putaran pertama, prestasi Arema sangat buruk sejumlah kekalahan di kandang menjadi menu sehari-hari Arema. Sebuah kondisi yang sangat miris.

Di tahun itu, Arema akhirnya dibeli oleh Bentoel. Awalnya pembelian itu sempat ditentang oleh Aremania, meski pada akhirnya jual beli* itu tetap terlaksana. Jual beli itu sendiri juga disertai dengan pengambil alihan Yayasan Arema. Bentoel ketika itu menunjuk Darjoto Setiawan sebagai pembina Yayasan.

Di putaran kedua Arema mengganti pelatih menjadi Henk Wullems, di putaran ini sejumlah pemain baru didatangkan. Namun, tidak juga mengubah nasib Arema untuk terdegradasi ke kompetisi Divisi I tahun 2004.

*VamosArema menyebut pengelolaan Arema dari Sam Ikul ke Bentoel adalah jual beli meskipun pada faktanya tidak ada dokumen apapun kecuali pergantian pengurus Yayasan namun ada sejumlah nominal uang yang dibayarkan oleh Bentoel kepada Sam Ikul.

SUSUNAN PENGURUS

Yayasan Arema
Sekum Arema : Ir Lucky Andrianda Zainal
Asisten Sekum : M. Kusnan
Manajer Teknik : Terry Wetton
Pelatih : Gusnul Yakin
Asisten Pelatih : Singh Betay
Pelatih Kiper : Andy Muhammad Sukrian

Pada 29 Januari 2003, PT Bentoel Prima Malang Tbk secara resmi menjadi pemilik Arema. Pengurus Arema setelah diakuisisi Bentoel:
Ketua Umum : Drs. Darjoto Setiawan MM
Manajer : Ir. H Gandi Yogatama
Ketua Harian : Ir. Satrija Budi Wibawa
Pelatih : Henk Wullems

Skuad Arema 2003:
Kiper

  • Listianto “Bejo” Raharjo
  • Kurnia Sandy [10]
  • Decky Fajar Gunawan (putaran I)
  • Anshar Abdullah (putaran II)
  • Arisoma [7]
  • Didik Sutrisno (pemain magang, putaran I)

Defender:

  • Aji Santoso [3]
  • Euler Coroera [Uruguay] (putaran I)
  • Hermawan [4]
  • Kristiawan (putaran I)
  • Ichwan Wicaksono
  • Christian Cespedes [13, Chile] (putaran II)
  • Rustanto Sriwahono [27]
  • Muhammad Anshori
  • Agus Wiryo (mengundurkan diri pertengahan putaran I)
  • M. Ikhsan
  • Donny Saperi [25]
  • Arifin Adrian (putaran I)

Tengah

  • Nanang Supriyadi
  • Andi Sutrisno
  • Setyo Budiarto [17]
  • Simamo Armand Basile [Kamerun] (putaran II)
  • Lukman Harsono [6]
  •  Toni Pebian [20]
  • Iwan Setiawan [28]
  • Bayu Andra Cahyadi
  • Rodrigo Araya [16, Chile] (putaran II)
  • Ganda P (putaran I)
  • Zaenal (putaran I)

Depan

  • Marcus Leonardo Veda [Chile] (putaran I)
  • Claudio Benzo [Uruguay] (putaran I)
  • Joko Susilo [9]
  • M. Arif [21]
  • Stenly Mamuaya [23] (putaran II)
  • Firman Basuki [11]
  • Tibidi Alexis [7, Kamerun] (putaran I)
  • Charles Samuel Issack Horik [26] (putaran II)
  • Dedy ‘Kasim’ Iswanto (putaran I)

PERTANDINGAN DAN HASIL

Putaran Pertama:

  1. Minggu, 12 Januari 2003 : Arema vs PKT 0-0
  2. Kamis, 16 Januari 2003 : Arema vs Deltras 0-1 [Sutaji 74]
  3. Rabu, 22 Januari 2003 : PSM vs Arema 2-0 [Christian Gonzales 29, Oscar Aravena 44]
  4.  Minggu, 26 Januari 2003 : Persipura vs Arema 6-0 [Bako Sadissou 28, Jimmy Suparno 57, Ebanda Timothe 62, Victor Pulanda 65, Eduard Ivakdalam 79, Kris Leo Yarangga 86]
  5. Sabtu, 1 Februari 2003 : Arema vs Perseden 0-1 [Miro Baldo Bento 89]
  6. Kamis, 13 Februari 2003 : Arema vs Barito 2-0 [Joko Susilo 55, Andy Sutrisno 64]
  7. Minggu, 16 Februari 2003 : Arema vs Petrokimia Putra 1-1 [Bayu Andra 47; Aris Budi Prasetyo 12]
  8. Minggu, 23 Februari 2003 : PSIS vs Arema 0-0
  9. Kamis, 27 Februari 2003 : Persik vs Arema (pertandingan dihentikan pada menit 58 karena trjadi kericuhan, kedudukan 1-0) [Bamidele Frank Bob Manuel 8]
    Minggu, 27 April 2003 : Persik vs Arema 4-0 (pertandingan lanjutan di Jogjakarta) [Bamidele Frank Bob Manuel 8, 79, 89, Solekan 75]
  10. Rabu, 5 Maret 2003 : Arema vs Persib 1-0 [Aji Santoso 53pen]
  11. Minggu, 9 Maret 2003 : Arema vs Persikota 3-2 [Nanang Supriyadi 7, Hermawan 61, Tibidi Alexis 77; Francis Yonga 19, Ephala Jordan 40]
  12. Minggu, 16 Maret 2003 : PSDS vs Arema 3-1 [Chaerul Sofyan 5, 67, Kamdem Jules 69; Hermawan 88]
  13. Kamis, 20 Maret 2003 : Semen Padang vs Arema 1-0 [Husaini Ibrahim 48]
  14. Rabu,26 Maret 2003 : Arema vs Persija 1-4 [Bayu Andra 7; Bambang Pamungkas 33, 62, 66, Alexander Pulalo 86]
  15. Minggu, 30 Maret 2003 : Arema vs Pelita KS 2-1 [Nanang Supriadi 29, Tibidi Alexis 41; Taryana S 60]
  16. Minggu, 6 April 2003 : Solo FC vs Arema 2-2 [Imam Riyadi 2, M. Hussein 84; M. Arief 20, 51]
  17. Kamis, 10 April 2003 : PSS vs Arema 3-1 [Marcello Braga 26, 44, 68; Tibidi Alexis 85]
  18. Rabu, 16 April 2003 : Arema vs Persita 1-1 [M. Arif 48; Sam Dee Garmojay 79]
  19. Sabtu, 19 April 2003 : Arema vs PSPS 0-0

Putaran Kedua:

  1. Rabu, 7 Mei 2003 : Deltras vs Arema 3-1 [Michel Adolfo 23, Nurkholiq 27, Anang Ma’ruf 65; Charles Horik 84]
  2. Minggu, 11 Mei 2003 : PKT vs Arema 2-0 [Camara 8, 37]
  3. Minggu, 18 Mei 2003 : Arema vs Persipura 1-0 [Charles Horik 36]
  4. Kamis, 22 Mei 2003 : Arema vs PSM 1-1 [Rodrigo Araya 11; Christian Gonzales 59]
  5. Rabu, 11 Juni 2003 : Perseden vs Arema 2-2 [Ricardo B 57pen, Komang Adnyana 87; Rodrigo Araya 22, Charles Horik 81]
  6. Minggu, 22 Juni 2003 : Barito vs Arema 1-0 [M. Nasrin 27]
  7. Kamis, 26 Juni 2003 : Petrokimia Putra vs Arema 1-1 [Dwi Joko 89; Charles Horik 86]
  8. Rabu, 2 Juli 2003 : Arema vs PSIS 2-1 [Rodrigo Araya 20 pen, Charles Horik 59; A. Djibreil 25]
  9. Minggu, 13 Juli 2003 : Arema vs Persik 2-2 [Simamo Armand Basile 50, Charles Horik 78; Musikan 1, 11]
  10. Rabu, 30 Juli 2003 : Persikota vs Arema 2-1 [Nurcholis Majid 71, Francis Yonga 89; Charles Horik 14]
  11. Minggu, 3 Agustus 2003 : Persib vs Arema 1-1 [Suladi 89; Charles Horik 31]
  12. Minggu, 10 Agustus 2003 : Arema vs PSDS 2-1 [Stanly Mamuaya 27, Aji Santoso 42pen; Ivan Asenjo 63]
  13. Kamis, 14 Agustus 2003 : Arema vs Semen Padang 3-0 [Charles Horik 37, 50, Christian Cespedes 64]
  14. Rabu, 20 Agustus 2003 : Persija vs Arema 3-0 [Stanley Mamuaya 5 OG, Fabio Vigo 21, Nova Zaenal 88]
  15. Minggu, 24 Agustus 2003 : Pelita KS vs Arema 3-1 [Aliyudin 35, Ekene Nkene 42, 44; Rodrigo Araya 63]
  16. Minggu, 31 Agustus 2003 : Arema vs Solo FC 1-0 [Simamo Basile 77]
  17. Kamis, 4 September 2003 : Arema vs PSS 2-0
  18. Rabu, 10 September 2003 : Persita vs Arema 3-1 [Ilham Jayakesuma 20, 36, Zaenal Arief 33; Charles Horik 72]
  19. Minggu, 14 September 2003 : PSPS vs Arema (laga dihentikan pada menit 40 dalam kedudukan 1-1) [Dedi Sutrisno 10; Charles Horik 34]
    Senin, 15 September 2003 : PSPS vs Arema 1-2 (laga lanjutan mulai menit 40) [Dedi Sutrisno 10; Charles Horik 34, Aji Santoso 70pen]

KLASEMEN

1. Persik (Kediri) 38 18 13 7 72-32 67 Juara
2. PSM (Makassar) 38 18 8 12 68-48 62 AFC Champions League
3. Persita (Kab. Tangerang) 38 16 14 8 47-33 62
4. PSS (Sleman, Yogyakarta) 38 16 12 10 48-43 60
5. Persipura (Jayapura) 38 17 7 14 66-51 58
6. Persikota (Kota Tangerang) 38 16 10 12 59-45 58
7. Persija (Jakarta) 38 15 10 13 59-46 55
8. Semen Padang 38 15 10 13 44-54 55
9. PSPS (Pekanbaru) 38 14 12 12 49-46 54
10. Pupuk Kaltim [PKT] (Bontang) 38 16 5 17 49-49 53
11. Persijatim Solo FC (Solo) 38 14 11 13 47-47 53
12. Deltras (Sidoarjo) 38 14 9 15 49-55 51
13. PSIS (Semarang) 38 14 8 16 43-45 50
14. Pelita Krakatau Steel (Cilegon) 38 15 5 18 48-56 50
———————————————————————–
15. Perseden (Denpasar) 38 14 6 18 46-56 48 Playoff
16. Persib (Bandung) 38 12 9 17 35-48 45 Playoff
———————————————————————–
17. Arema (Malang) 38 11 11 16 39-59 44 Degradasi
18. Petrokimia Putra (Gresik) 38 11 9 18 52-72 42 Degradasi
19. PSDS (Lubuk Pakam) 38 11 8 19 43-56 41 Degradasi
20. Barito Putra (Banjarmasin) 38 9 11 18 30-52 38 Degradasi

Top score:

  • 31 Oscar Aravena (PSM)
  • 29 Bamidelle Frank Bob Manuel (Persik)
  • 27 Christian Gonzalez (PSM)
  • 24 Bambang Pamungkas (Persija)
  • 21 Marcelo Braga (PSS) & Musikan (Persik)
  • 20 Camara Fode (PKT)
  • 19 Budi Sudarsono (Deltras)
  • 18 Gendut Doni (Persikota)
  • 16 Kurniawan D.Y. (PSPS), Francis Yonga (Persikota) & Julio Lopez (PSIS)
  • 15 Ilham Jayakesuma (Persita)

Pemain terbaik: Musikan (Persik)

Tinggalkan Komentar