Home Kompetisi Arema Malang Di Liga Indonesia VII Divisi Utama 2001

Arema Malang Di Liga Indonesia VII Divisi Utama 2001

1757
0
SHARE
Atas : Charis Yulianto, Aris Susanto, Kristiawan, Han Young Kuk, Ahmad Junaidi, Bob Manuel | Bawah : Kuncoro, Nanang Supriadi, Wawan Widiantoro, Miftachul Huda, Dwi Sasmianto
Atas : Charis Yulianto, Aris Susanto, Kristiawan, Han Young Kuk, Ahmad Junaidi, Bob Manuel | Bawah : Kuncoro, Nanang Supriadi, Wawan Widiantoro, Miftachul Huda, Dwi Sasmianto

Kesuksesan PSSI menggelar kompetisi Liga Indonesia VI membuat nilai mereka naik di mata sponsor. Kondisi ini membuat optimisme tinggi untuk menggelar Liga selanjutnya di Divisi Utama 2001. Sebagai modal, pihak Bank Mandiri menaikkan nilai kontrak, jika sebelumnya bernilai Rp7,2 Milyar maka di Liga Indonesia PSSI mendapatkan dana kurang lebih 15 Milyar.

Kerjasama sponsorship Liga Indonesia ini langsung ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI Agum Gumelar bersama Direktur Utama Bank Mandiri ECW Neloe, akhir November 2000. PSSI sendiri selama melakukan pencarian sponsor menunjuk lembaga yang bernama International Marketing Group (IMG).

“Antusiasme masyarakat harus dijadikan modal dasar untuk pengembangan dan pembinaan sepak bola nasional. Sebab, jika antusiasme itu diabaikan, penonton akan meninggalkan pertandingan. Apalagi, sekarang setiap minggu mereka dapat menyaksikan pertandingan bertaraf internasional lewat televisi,” kata Agum, usai membuka Liga Indonesia VII.

Pada Ligina/Liga Bank Mandiri VII tetap memakai format 2 wilayah juara wilayah berhak menjadi tuan rumah babak 8 besar, kebijakan PSSI tentang pemain asing adalah 3-2 (ketiganya boleh masuk line up tapi hanya 2 yang boleh main, yang satu jadi pemain pengganti).

Arema yang saat itu kembali di Manajeri oleh Iwan “Nawi” Budianto, karena ke cakapannya dalam hal melobi, Iwan Budianto berhasil menggandeng produsen sepeda motor Kanzen sebagai sponsor. dan menarik Daniel Roekito eks pelatih Barito Putra sebagai arsitek Singo Edan.

Daniel mengajak eks anak asuhnya di PSIR Hadi Surento sayang Dia hanya bermain 4 pertandingan karena cedera parah ketika melawan PSS Sleman. Selain Hadi surento ada beberapa pemain baru seperti Ahmad Junaedi (PKT), Aris Susanto (Persebaya), Andi Setiono (Petrokimia), Khusnul Yuli (Persema), Wawan Widiantoro (Persik), Miftahul Huda (Persida) dan kembalinya si anak bengal Kuncoro (PSM). diputaran ke II striker asal Nigeria Bamidele F. Bob Manuel.

Pada saat pertandingan derby lawan saudara tua Persema (Malang United) tanggal 25 Februari 2001 terjadi perkelahian antar pemain yang melibatkan Agus Setiawan dari Malang United dengan Kuncoro, Aris Susanto, Harianto dkk dari Arema. Keributan ini memaksa wasit untuk menghentikan pertandingan di menit ke-31, akhirnya pertandingan itu dapat dilanjutkan 3 hari kemudian. Dari kejadian itu Komdis menghukum Harianto dengan 2 tahun tidak boleh berakfitas di sepakbola nasional.

Di akhir putaran pertama, terjadi sebuah kerusuhan besar yang melibatkan Aremania, Bonek, dan Deltamania. Kerusuhan yang melibatkan tiga kelompok suporter itu bisa diprediksi sejak awal. Aremania yang bernyanyi dengan nyaman dilempari dari luar oleh suporter yang beratribut hijau-hijau. Deltamania yang dulunya adalah pendukung Persebaya juga ikut membalas. Namun, Aremania tidak punya daya untuk melawan karena memang tujuannya adalah menonton sepakbola.

Dikutip dari Jawa Post, kerusuhan semakin jelas saat pertandingan dimulai, permainan keras itu membuat striker Arema Joko Susilo mengalami patah di tangan dan dia harus ditandu keluar lapangan dan harus ada kain penyangga.

Bukan itu saja. Pemain kedua kubu juga beberapa kali terlibat adu fisik. Legiun asing GPD asal Cile, Fernando Guajardo, ditampar Charis Yulianto, pemain belakang Arema. Tampaknya, kejadian itu tak bisa diterima suporter tuan rumah. Mereka melemparkan batu dan botol bekas minuman ke arah sekelompok Aremania. Termasuk ke manajer Arema Iwan Budianto yang berlindung di tempat pemain.

Pada menit ke-18, suporter kedua tim yang berada di tribun belakang gawang Arema terlibat perang batu. Kejadian ini membuat petugas keamanan melepaskan tembakan peringatan ke udara. Perang batu berhenti sebentar, tapi kemudian terjadi lagi. Kerusuhan besar berawal saat tiga Aremania baru keluar dari ruang medis. Salah satu di antara tiga suporter itu mengalami luka di telinga dan perlu pengobatan.

Ketika kembali ke tribun Aremania, mereka berpapasan dengan suporter tuan rumah. Sebetulnya, tiga Aremania itu sudah dicegah petugas keamanan agar tak keluar dulu karena situasi masih panas. Tapi, mereka ngotot. Akibatnya, mereka dikejar-kejar suporter tuan rumah. Itu terjadi di lintasan atletik yang terbuat dari tartan. Tak ada tempat berlindung, tiga Aremania itu lari ke tengah lapangan. Kejadian ini memancing amarah ribuan Aremania yang berada di tribun. Perang lebih besar akhirnya terjadi di luar stadion karena disitu ribuan Bonek yang tidak bisa masuk karena tidak berkarcis menunggu. Kerusuhan yang merembet ke wilayah perkampung di sekitar stadion, akibat kerusuhan itu 15 orang luka, 7 mobil dan 2 motor dirusak.

Sejak saat itu, otoritas keamanan di Sidoarjo melarang Aremania dan Bonek untuk datang ke Stadion Gelora Delta. Sementara hubungan Aremania dengan Deltamania baru cair manakala Singo Edan meraih juara Copa Indonesia 2006. Meski sebelumnya sudah didahului dengan penyambutan kedatangan Deltamania di Ligina 2005/06 dan Ligina 2006/07.

SKUAT

  • Dwi Sasmianto
  • Agung Prasetyo
  • Charis Yulianto
  • Khristiawan
  • Didit Thomas
  • Aris Susanto
  • Andi Setiono
  • Kuncoro (2 gol)
  • Rustanto SW
  • Khusnul Yuli
  • Hermawan
  • Harianto
  • Wawan Widiantoro (1 gol)
  • Lukman Harsono
  • Miftachul Huda
  • Nanang Supriadi (5 gol)
  • Setyo Budiarto
  • Han Yong Kuk
  • Hadi Surento
  • Ahmad Junaedi (14 gol)
  • Bob Manuel (7 gol)
  • Joko Susilo (2 gol)

PERTANDINGAN AREMA

Wilayah Timur
Put I

  • [Jan 14]Petrokimia 0-0 Arema Malang
  • [Jan 18]Persebaya 1-0 Arema Malang[Jacksen F. Tiago 70]
  • [Jan 24]Arema Malang 1-1 Pelita Solo[Joko Susilo 28; Indriyanto Nugroho 8]
  • [Jan 28]PSS 1-2 Arema Malang[Muhammad Iksan 23; Ahmad Junaedi 21, 64]
  • [Feb 1]Persijap 1-1 Arema[Adi Pranugroho 89pen; Nanang Supriyadi 9]
  • [Feb 7]Arema 1-0 Samarinda[Ahmad Junaedi 59]
  • [Feb 11]Arema 1-0 PKT[Joko Susilo 59]
  • [Feb 21]Barito 4-1 Arema[Bako Sadissou 7, 47, Amir Yusuf Pohan 13, Stephen Weah 20; Ahmad Junaedi 70]
  • [Feb 25]Persema abd Arema[dihentikan saat 0-0 pada 31′ karena kerusuhan]
  • [Mar 3]Arema 3-2 Gelora[Ahmad Junaedi 9, 55pen, Nanang Supriadi 83; Fernando Guajardo 28, Misnadi Amrizal 33]
  • [Mar 17]Arema 1-0 Persma[Kuncoro 49]
  • [Mar 22]Arema 0-0 Persipura
  • [Mar 28]Persema 0-1 Arema[Ahmad Junaedi 32]partai lanjutan
  • [Apr 15]Arema 0-1 PSM[Alexander Pulalo 60]
  • [May 10]Gelora 2-0 Arema

NB: Persema (Malang) berganti nama menjadi Malang United

Put II

  • [May 16]Arema 1-0 Barito [Ahmad Junaedi 48]
  • [May 24]Arema 1-0 Malang United[Ahmad Junaedi 55]
  • [May 30]Pupuk Kaltim 1-0 Arema[Mansyur 40]
  • [Jun 4]Putra Samarinda 0-2 Arema [membatalkan][Bamidelle Bob Manuel 7, Wawan Widiantoro 55]
  • [Jun 17]Arema 3-2 Petrokimia[Ahmad Junaedi 22, 51, 64; Gatot Indra 43, M. Zainal Ichwan 75]
  • [Jun 28]Arema 5-0 PSS[Nanang Supriadi 36, Kristiawan 47, Bamidele Bobmanuel 65, 76, 80]
  • [Jul 8]Arema 1-0 Persebaya [Ahmad Junaedi 75]
  • [Jul 12]Arema 2-1 Persijap[Kuncoro 26, Bamidele FB 84pen; Yusuf Ekodono 80]
    NB: Putra Samarinda menarik diri pada saat put ke 2 berjalan 9 pekan;semua kemenangan/kekalahan lawan Pusam pada putatan II dibatalkan
  • [Jul 18]Pelita 1-2 Arema[Eko Pudjianto 81pen; Bamidele F. Bobmanuel 56, Nanang Supriyadi 68]
  • [Jul 29]Persma 0-1 Arema [Frank Bob manuel 36]
  • [Aug 2]PSM 2-0 Arema[Rahman Usman 32, Iswadi 77]
  • [Aug 5]Persipura 3-1 Arema[Eduard Ivak Dalam 37, Elimelek Rumbiak 60, Pieter Werbebkay 80; Ahmad Junaedi]

KLASEMEN LIGINA VII

Klasemen Akhir Wilayah Barat
1.PSMS (Medan) 26 16 4 6 38-24 52 Qualified
2.Persija (Jakarta) 26 15 6 5 47-18 51 Qualified
3.Persib (Bandung) 26 15 2 9 23-18 47 Qualified
4.Persita (Tangerang) 26 13 3 10 39-28 42 Qualified
– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –
5.Persikota (Kota Tangerang) 26 11 8 7 37-22 41
6.PSPS (Pekanbaru) 26 10 10 6 27-24 40
7.Semen (Padang) 26 9 9 8 35-26 36
8.Jakarta F.C. 26 9 7 10 30-36 34[*]
9.PSBL (Bandar Lumpung) 26 8 8 10 28-30 32
10.PSDS (Lubuk Pakam) 26 7 8 11 24-33 29
11.Persikab (Kabupaten Bandung) 26 7 8 11 26-36 29
——————————————————–
12.Persiraja (Banda Aceh) 26 6 7 13 27-49 25 Relegated
13.PSP (Padang) 26 6 4 16 22-36 22 Relegated
14.Persikabo (Kabupaten Bogor) 26 5 6 15 22-45 21 Relegated
[*] Persijatim berganti nama menjadi Jakarta FC

Klasemen Akhir Wilayah Timur
1.PSM (Makassar,Ujungpandang) 25 16 6 3 36-12 54 Qualified (7-0)
2.Persebaya (Surabaya) 25 15 6 4 44-11 51 Qualified (2-1)
3.Arema (Malang) 25 14 4 7 29-23 46 Qualified (2-0)
4.Barito Putra (Banjarmasin) 25 12 7 6 32-22 43 Qualified (1-1)
– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –
5.Pupuk Kaltim [PKT] (Bontang) 25 12 2 11 34-29 38
6.Petrokimia Putra (Gresik) 25 8 10 7 34-30 34 (0-0)
7.Malang United 25 8 9 8 23-24 33 [*2] (1-2)
8.Persipura (Jayapura) 25 10 2 13 30-37 32 (5-0)
9.Gelora Delta Putra (Sidoarjo) 25 6 9 10 26-35 27 [*1] (1-2)
10.PSS (Sleman) 25 8 3 14 22-40 27
11.Pelita (Solo) 25 7 4 14 33-35 25
——————————————————–
12.Persijap (Japara) 25 6 5 14 27-46 23 Relegated
13.Persma (Manado) 25 6 5 14 21-39 20 Relegated [*3] (2-1)
14.Putra (Samarinda) 13 4 2 7 13-21 14 Relegated [*4]

  1. Setelah 5 pertandingan, Gelora Dewata (Denpasar) pindah dari Bali ke Sidoarjo dan berganti nama menjadi Gelora Putra Delta
  2. Setelah jedah Put I, Persema (Malang) berganti nama menjadi Malang United
  3. Persma dikurangi 3 point setelah terbukti mengganti 4 pemain saat lawan Pelita pada tgl 17 Mei (hasil pertandingan yang semula 1-1 diubah menjadi 1-4 untuk Pelita
  4. Putra Samarinda mengundurkan diri setelah bermain 22 pertandingan; Semua tim yang terlanjur bertanding di put II lawan Pusam hasil pertandingannya di batalkan

DELAPAN BESAR

Group A (Stadion Teladan Medan)

  1. PSMS (Medan) 3 3 0 0 5- 2 9 Qualified
  2. Persebaya (Surabaya) 3 2 0 1 3- 2 6 Qualified
  3. Persib (Bandung) 3 1 0 2 2- 3 3
  4. Barito Putra (Banjarmasin) 3 0 0 3 2- 5 0

Group B (Stadion Mattoangin Makassar)
[Sep 26]Arema Malang 1-2 Persija[Nanang Supriadi 48; Bambang Pamungkas 5, Budiman 65]
[Sep 28]Arema Malang 1-4 Persita[Nanang Supriadi 68; Zainal Arief 28, Ilham Jayakusuma 40, 61, Agus Suparman 89]
[Sep 30]PSM 3-0 Arema Malang[Kurniawan Dwi Yulianto 29, 43, Carlos de Mello (2nd half)]

Table:

  1. Persija (Jakarta) 3 2 1 0 5- 3 7 Qualified
  2. PSM (Makassar,Ujungpandang) 3 3 0 1 4- 1 6 Qualified
  3. Persita (Tangerang) 3 1 1 1 6- 4 4
  4. Arema (Malang) 3 0 0 3 2- 9 0

SEMIFINAL

4 Oktober 2001
Stadion Utama Gelora Bung Karno
PSMS 2-2 PSM [adu penalty, 2-3pen]
Persija 2-1 Persebaya

ligina 2001 persija

FINAL

7 Oktober 2001
Stadion Utama Gelora Bung Karno
Penonton : 60,000
Wasit : Aris Munandar
PSM Ujungpandang vs Persija Jakarta 2 – 3
(Miro Baldo Bento 65pen, Kurniawan 80; Imran Nahumarury 3, Bambang Pamungkas 42, 47

PSM Ujungpandang
Hendro Kartiko, Ortisan Salossa, Rony Ririn, Syamsudin Batolla (40 Yuniarto Budi), Alexander Pulalo (60 Rachman Usman), Carlos de Mello, Bima Sakti, Yosep Lewono, Miro Baldo Bento, Kurniawan, Iswadi
Pelatih : Syamsuddin Umar

PERSIJA Jakarta
Mbeng Jean, Nuralim, Joko Kuspito, Antonio Claudio, Anang Maruf, Budiman, Agus Suprianto, Luciano Leandro, Imran Nahumarury (35 Dedi Umarella) (72 Warsidi), Gendut Doni (77 Widodo C. Putra), Bambang Pamungkas
Pelatih : Sofyan Hadi

TOPSKOR
22 gol : Sadissou Bako (Barito Putra)
18 gol : Ilham Jayakesuma (Persita Tangerang)
17 gol : Maourmada Marco (PSMS Medan), Budi Sudarsono (Persija Jakarta)
15 gol : Bambang Pamungkas (Persija Jakarta)
11 gol : Coly Misrun (PSMS Medan)
9 gol : Kruniawan Dwi Yulianto (PSM Makassar)
7 gol : Yaris Riyadi (Persib Bandung)
6 gol : Nanang Supriyadi (Arema Malang)
5 gol : Budiman (Persija Jakarta)
3 gol : Mulyana (Persib Bandung)

PEMAIN TERBAIK

  • Bambang Pamungkas (Persija Jakarta)

DEGRADASI

  • Persiraja Banda Aceh
  • PSP Padang
  • Persikabo Bogor
  • Persijap Jepara
  • Persma Manado
  • Putra Samarinda

PROMOSI

  • PSIS Semarang
  • Persedikab Kediri

Tinggalkan Komentar