Beranda Memorabilia Foto Cerita Nol Poin Dari Stadion Wombik Raja Ampat

Cerita Nol Poin Dari Stadion Wombik Raja Ampat

0
Starting XI Arema melawan Persiram Raja Ampat di Stadion Wombik
Starting XI Arema melawan Persiram Raja Ampat di Stadion Wombik

21 April 2012, menjadi laga ketiga Arema Cronus di ranah Papua dengan melawan Persiram Raja Ampat di Stadion Wombik. Dua laga sebelumnya Arema kalah melawan Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura. Tidak heran, beban semakin menggelanyut di pundak pemain Singo Edan yang saat itu tengah berjuang keluar dari zona degradasi.

Sayang, Arema yang menguasai jalannya pertandingan Persiram mampu mengalahkan tamunya Arema Indonesia dengan skor tipis 1-0.

Ritual para pemain Arema sebelum memulai pertandingan melawan Persiram musim 11/12 di Stadion Wombik.
Ritual para pemain Arema sebelum memulai pertandingan melawan Persiram musim 11/12 di Stadion Wombik.

Berada di dasar klasemen, Arema Indonesia harus mampu meraih poin di kandang Persiram. Sedangkan Persiram juga harus meraih poin penuh demi mendongkrak posisi mereka.

Bermain di bawah guyuran hujan, kedua tim saling serang di babak pertama. Hingga pertengahan babak pertama, peluang yang didapat kedua tim belum menghasilkan gol. Akhirnya gol yang ditunggu oleh Persiram datang dari kaki Anderson da Silva pada menit ke-31.

Dzumafo Epandi menguasai jalannya pertandingan, namun tetap kalah di Stadion Wombik
Dzumafo Epandi menguasai jalannya pertandingan, namun tetap kalah di Stadion Wombik

Tertinggal satu gol merangsang tim Singo Edan mempertajam serangan. Namun, perangkap offside yang dibuat tim Laskar Bahari berjalan baik. Penyerang Arema, Herman Dzumafo kerap terjebak dalam perangkap offside, sehingga tidak mampu memperoleh gol. Babak pertama ditutup dengan kemenangan Persiram 1-0.

Babak kedua, Arema memasukan Sunarto dan Firmansyah Aprilianto untuk mendambah daya serang. Peluang yang didapat Arema tidak dapat dikonversi menjadi gol. begitu pula dengan peluang yang didapat Persiram. Hingga peluit panjang dibunyikan, hasil 1-0 untuk Periram bertahan.

Beberapa kali ancaman dilakukan para pemain Arema
Beberapa kali ancaman dilakukan para pemain Arema

Dengan hasil ini Persiram naik ke peringkat 14 dengan 21 poin. Sedangkan Tim Singo Edan makin tertanam di dasar klasemen dengan hanya mengumpulkan 14 poin.

“Kami harus tetap optimis menatap pertandingan selanjutnya, kami memang kalah tiga kali berturut-turut di Papua ini, namun kami tidak boleh menyerah dan kami masih punya keyakinan untuk lolos dari degradasi,” kata pelatih Joko Susilo.

Laga keras juga terjadi
Laga keras juga terjadi

“Secara permainan, kami semakin membaik dari hari ke hari. Tiga laga di Papua memang berat, tetapi para pemain mampu menampilkan permainan yang seharusnya menjadi pemenang. Tapi inilah sepakbola.”

Usai pertandingan itu, jersey Arema yang berwarna kuning sudah tidak dipergunakan lagi. Ultras sebagai apparel Arema kemudian membuat jersey biru dengan garis horizontal berwarna hitam dan merah garis hitam untuk away.

Susunan Pemain
Persiram Raja Ampat
33-Ari Kurniawan, 3-Steevans Hendambo, 8-Kubay Quaiyan, 17-Elthon Maran, 22-Al Qadry (27-Arifin Ginuni), 13-Anderson da Silva (15-Okto Maniani), 89-Nasution Karubaba, 7-Gideon Way, 32-Tomoyuki Sakai (88-Kristian David Uron), 5-Jean Boumsong, 99-Wook-Jin You

Arema Cronus
1-Kurnia Meiga, 53-Munhar, 37-Sutikno, 32-Steven Heseketh, 3-Seme Patrick, 25-Khusnul Yuli (7-Firmansyah Aprilianto), 9-Arif Ariyanto, 11-Catur Pamungkas, 19-Feri Aman Saragih (78-Sunarto), 17-Alain N’Kong (41-Dendi Santoso), 99-Dzumafo Epandi

Tinggalkan Komentar