Beranda Fokus Cristian Gonzales & Cara Menjaga Kebugaran Tubuhnya Saat Puasa

Cristian Gonzales & Cara Menjaga Kebugaran Tubuhnya Saat Puasa

0
Gonzales bersama Istrinya | Foto: Bola.com
Gonzales bersama Istrinya | Foto: Bola.com

Menjadi pemain sepak bola profesional tidaklah mudah. Performa gemilang selalu didukung kondisi fisik mumpuni. Sulit membayangkan kesanggupan mengolah si kulit bundar selama 90 menit bila tidak didukung fisik yang kuat.

Bicara mengenai kiat menjaga kebugaran tubuh, semua pesepakbola di dunia pasti memiliki program berbeda-beda. Mulai aktivitas sehari-hari, menambah porsi latihan hingga menjaga asupan makanan dengan kandungan gizi yang diperhitungkan.

Cristian Gonzales patut menjadi contoh yang baik bagaimana menjadi pesepakbola profesional. Memasuki usia 41 tahun pada 30 Agustus mendatang, striker berjuluk “El Loco” alias “Si Gila” itu terlihat masih prima dan bugar ketika menunjukkan performanya di lapangan hijau bersama Arema FC.

Selama 13 tahun perjalanan kariernya di Indonesia, El Loco sudah bergelimang gelar. Salah satunya menjadi juara kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia tahun 2006 bersama Persik Kediri.

Karier cemerlang itu pun dilengkapi dengan deretan prestasi individu, yaitu menjadi top skor kompetisi Liga Indonesia sebanyak empat kali beruntun, dimulai saat membela PSM Makassar tahun 2003 (27 gol), Persik Kediri tahun 2006 (32 gol), musim 2007/2008 (26 gol), lantas saat bersama Persib Bandung musim 2008/2009 (28 gol).

Dikutip dari Ruang.id, mereka mendapatkan informasi lebih jauh tentang rahasia El Loco menjaga profesionalitas terutama di bulan suci Ramadhan yang tengah berlangsung. Penyerang kelahiran Montevideo yang sempat membela timnas Uruguay U-20 itu tidak pernah alpa menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim. Bukan rahasial lagi El Loco adalah seorang pemeluk Islam yang teguh.

Perjalanan iman El Loco dimulai sejak 14 tahun silam. Saat itu ia melakukan hijrah iman, tepatnya pada 9 Oktober 2003 dengan tanpa pngaruh, apalagi paksaan dari siapa pun. Di hadapan Ustaz Mustafa di Masjid Agung Al Akbar, Surabaya ia resmi menjadi mualaf dengan nama Mustafa Habibi. Mustafa diambil dari nama guru spiritualnya Ustaz Mustafa. Sementara Habibi (kata bahasa Arab yang berarti pujaanku) sebagai ungkapan cinta dari Eva Nurida Siregar.

Legalitas keislaman El Loco terpenuhi saat membela Persik Kediri dengan Piagam Muallaf dari Kantor Urusan Agama. Kediri kemudian menjadi kota bersejarah bagi kehidupannya. Selain dikukuhkan menjadi seoarang muslim, di sana ia pun menikahi wanita yang hingga kini setia menemaninya.?

Berikut petikan wawancara bersama Eva Nurida Siregar, istri sekaligus juru bicara El Loco.

R : Mba Eva Gonzales (EG), bagaimana El Loco menghadapi bulan Ramadhan tahun ini?

EG : Semua pemain pasti menghadapi itu, El Loco pun demikian. Meski di awal bulan Ramadhan mesti kembali menyesuaikan, padahal setiap tahun mengalami itu.

R : Perubahan apa yang mencolok pada El Loco kali ini?

EG : Ya kalau sekarang lebih banyak tidurnya. Pagi biasanya latihan, sekarang diisi dengan ibadah pagi setelah sahur, dan kemudian tidur untuk menyimpan tenaga. Latihan sore juga tampaknya kan jarang dan diganti latihan malam, sehingga nutrisi untuk fisiknya tetap terjaga.

R : Ada kegiatan lain di sela-sela menunggu waktu berbuka puasa?

EG : Cristian tetap profesional. Meski banyak waktu lengang, tapi dia tetap memperhatikan fisiknya dengan tetap berlatih fitness meskipun ringan selama di rumah agar tetap bugar.

R : Soal ibadah?

EG : ya wajib dong. Cristian mesti tetap religius. Bermain sepakbola juga tidak lupa beribadah seperti Shalat maupun ngaji.

Gonzales saat membaca Al Quran | Foto: Bola.com
Gonzales saat membaca Al Quran | Foto: Bola.com

R : Bicara asupan gizi, apa yang Mbak Eva hidangkan saat sahur agar kebugaran El Loco tetap terjaga?

EG : Sahur, Cristian cukup susu cokelat dan sereal. Di sini saya begitu perhatikan kadar gizinya, sehingga tidak memilih sereal yang sembarangan.

R : Lalu, untuk menu buka puasa?

EG : Seperti pada menu makanan Crisian sehari-hari, saya masih sajikan makanan (western) seperti Pasta dan sebagainya.

R : Mengapa masih mengkonsumsi makanan non Indonesia?

EG : Begini, Cristian memang belum sepenuhnya bisa leluasa mengonsumsi makanan Indonesia meski sudah bertahun-tahun di sini. Saya perhatikan kadar healthy (kesehatan) dari makanan itu dan sebisa mungkin menghindari kandungan minyak.

R : Makanan sangat-sangat Anda perhatikan?

EG : iya, Cristian memang pemain yang mesti profesional dalam hal apa pun. Termasuk makanan, karena mesti diperhitungkan nilai gizi yang dibutuhkan.

R : Apa harapan Mbak Eva terhadap karier El Loco di Bulan Ramadhan ini?

EG : Saat ini sepertinya kita sedang diuji. El Loco beberapa pertandingan (sampai melawan Mitra Kukar, 28 Mei), belum mencetak gol meski sudah bermain maksimal. Semoga saja di bulan Ramadhan ini semua kesulitan itu cepat teratasi melalui doa.

*Ian Setiawan, seperti yang ditulis di ruang.gramedia.com

Tinggalkan Komentar