Beranda Arema FC ke Final Piala Presiden 2019

    Arema FC ke Final Piala Presiden 2019

    0
    Dendi Santoso ketika mencoba mengirimkan umpan.
    Dendi Santoso ketika mencoba mengirimkan umpan.
    0 - 3
    Selesai

    Detil

    TanggalLeagueMusimPenonton
    05/04/2019Pilpres20198100

    WASIT

    WasitAsisten WasitWasit Keempat
    Nusur FadilahBangbang Syamsudar
    Sulaiman Simatupang
    Dwi Purba Adi Wicaksana

    REVIEW

    Arema FC mampu lolos ke babak final Piala Presiden 2019, hal ini tidak lepas dari kemenangan 3-0 yang diraih Singo Edan di kandang Kalteng, Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Jumat (5/4). Tiga gol dari Arema membuat agregat menjadi 6-0.

    Arema membuka skor dengan cepat pada menit ke-10 melalui Dedik Setiawan setelah memanfaatkan kesalahan komunikasi antara kiper dan pemain pemain belakang.

    Arema memperbesar keunggulan menjadi 2-0 melalui Johan Ahmat Farizi memanfaatkan umpan Arthur Cunha dari tendangan bebas Konate.

    Tertinggal dua gol, Kalteng Putra terus mencoba memberikan perlawanan. Namun upaya yang mereka lakukan selalu menemui kebuntuan.

    Justru Arema yang kembali mampu menambah gol pada menit ke-40. Kali ini, giliran Riky Kayame yang mampu mencetak gol. Skor 3-0, bertahan hingga babak pertama berakhir.

    Di babak kedua, Kalteng berusaha menekan. Namun, pertahanan Arema yang kuat tidak sanggup mereka bobol hingga laga berakhir dengan skor tetap 3-0.

    SUSUNAN PEMAIN

    Kalteng Putra
    Pelatih:
     Gomes de Oliveira

    25 Riki Pambudi; 8 Bobby Satria, 26 Kevin Gomes de Oliveira, 2 Rafael de Jesus Bonfim; 7 Dadang Apridianto, 12 Rizky Dwi Febrianto, 6 Yu Hyun Koo, 11 Diogo Campos Gomes; 17 Antoni Putro Nugroho, 13 Yohanes Ferinando Pahabol, 10 Patrich Wanggai

    Cadangan: 20 Dimas Galih Pratama, 3 Wasyiat Hasbullah, 19 Dendi Agustian Maulana, 24 Fajar Handika, 18 I Gede Sukadana, 14 Michael Bonjozi Rumere, 22 Pandi Ahmad Lestaluhu

    Arema FC
    Pelatih:
     Milomir Seslija

    96 Kurniawan Kartika Ajie; 44 Arthur Cunha, 23 Hamka Hamzah, 19 Hanif Sjahbandi, 87 Johan Ahmat Farizi; 39 Alfin Tuasalamony, 12 Hendro Siswanto, 10 Makan Konate; 27 Dedik Setiawan, 41 Dendi Santoso, 21 Riky Kayame

    Cadangan: 93 Utam Rusdiana, 6 Ikhfanul Alam, 14 Jayus Hariono, 91 Pavel Smolyachenko, 18 Ricky Akbar Ohorella, 7 Ahmad Nur Hardianto, 30 Muhammad Rafli

    YANG KAMI LIHAT

    1. Aremania mendapatkan jatah 1000 tiket, namun penonton yang datang dari kalangan Aremania diperkirakan lebih dari 2000 dari berbagai penjuru Kalimantan dan juga Malang.
    2. Usai mencetak gol, Johan Farizi melakukan terian seperti koboi menunggangi kuda. Sang istri di laman instagram menyebut suaminya kecanduan lagu dangdut.

    YANG MENARIK

    1. Ini menjadi final kedua Arema di Piala Presiden.
    2. Selama tiga kali pertandingan Arema belum kebobolan, dn selama empat pertandingan terakhir Arema sudah mencetak 16 gol.
    3. Gol dari Farizi adalah gol pertama dirinya di Piala Presiden.

    YANG KAMI DENGAR

    MILO SESLIJA

    “Permainan Kalteng Putra tidak lamban, tapi kami justru yang membuat mereka menjadi lamban. Mereka tidak punya kesempatan melepaskan umpan, karena tak punya banyak ruang. Kami bermain fantastis, sehingga lawan tak mendapatkan peluang,”

    GOMES de OLIVIERA

    “Mungkin saja [ada beban], sehingga Kalteng tidak bermain baik, terutama di babak pertama. Kami kebobolan terlalu cepat di saat kami sedang bersemangat memenangkan pertandingan. Selain itu semua, kami tidak ada masalah. Pemain menyampaikan permintaan maaf kepada suporter,”

    HARI BAIK UNTUK

    Seluruh pemain Arema menjalani hari baik malam ini, pengorbanan mereka yang kurang istirahat untuk kemudian bermain lagi berbuah hasil maksimal dengan kelolosan.

    HARI BURUK UNTUK

    Riki Pambudi sebagai kiper Kalteng Putra mungkin menjalani malam yang tidak terlupakan untuk dirinya. Saat rekan-rekannya berjuang memperkecil agregat kekalahan, dia melakukan beberapa kesalahan yang langsung dihukum oleh pemain-pemain Arema dengan gol. Imbasnya permainan Kalteng langsung down di babak pertama.

    Di babak kedua Kalteng mulai membaik dan ingin membalas, namun pertahanan Arema sudah kuat dan sulit sekali ditembus.

    Tinggalkan Pesan

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.