Beranda News Hamka Hamzah Ingin Tetap Di Arema, Tapi..

Hamka Hamzah Ingin Tetap Di Arema, Tapi..

0
Hamka Hamzah | Foto: Cak Taufik
Hamka Hamzah | Foto: Cak Taufik

Meskipun pertandingan Liga 1 2018 tersisa satu kali lagi. Namun, kasak kusuk siapa pemain yang bertahan dan keluar tetap santer. Salah satunya adalah Hamka Hamzah.

Hamka yang datang dari Sriwijaya FC pada putaran kedua menjadi komoditi mahal Singo Edan. Kemampuan dia untuk menaikkan moral pemain dinilai sangat penting untuk membuat Arema naik dari zona degradasi.

Tidak heran jika kemudian banyak sekali Aremania yang menginginkan pemain asal Makassar itu tetap tinggal.

Hamka Hamzah Ingin Tetap Di Arema, Tapi..

Dikonfirmasi di kediaman tinggalnya di Malang Perumahan Ijen Nirwana A1. Hamka menyatakan jika dirinya ingin tetap bermain di Arema.

“Arema adalah tim besar, tidak ada pemain yang tidak mau bermain di tim ini. Itu poinnya,” terang Hamka.

Namun Hamka menjelaskan jika terkadang keinginan pemain tidak seusai dengan keinginan manajemen. Sehingga itulah yang menyebabkan para pemain terbaik kadang keluar dari klub.

Hingga saat ini Hamka mengakui belum ada pembicara menyangkut musim depan. Karena fokus tim adalah menuntaskan laga terakhir Arema melawan Sriwijaya FC. Dirinya pun juga tidak ambil pusing karena fokusnya bukan soal kontrak melainkan kemenangan di laga terakhir.

“Saya ingin bertahan di Arema, tetapi garis tangan Tuhan di tangan ini tidak ada yang tahu. Jika saya ingin bertahan namun manajemen tidak bagaimana? Jadi saya pikir jangan salahkan pemain dimanapun jika dia pergi. Dalam hatinya pasti ingin bertahan,” tegasnya.

“Saat ini memang belum ada pembicaraan. Tidak masalah karena kapten untuk kontrak selalu belakangan. Yang jelas kita berkonsentrasi dulu di pertandingan terakhir melawan Sriwijaya FC.”

Hamka Hamzah melakukan tendangan salto.
Hamka Hamzah melakukan tendangan salto.
Garis Tangan Tuhan Tidak Ada yang Tahu

Keinginan Hamka untuk bertahan juga karena dia ingin mempersembahkan gelar juara kepada Singo Edan. Jika itu terjadi dia mungkin akan pensiun dengan mengakhiri karir sebagai juara.

Namun, sebagai pemain dia hanya ikut apa kata takdir Tuhan. Karena pemain bisa merencanakan hal terbaik, tetap ada Tuhan yang menentukan.

“Saya ingin bawa Arema juara dulu. Misal tahun depan Arema juara kompetisi, saya siap untuk pensiun. Tetapi artu garis tangan tidak ada yang tahu,” ujar Hamka.

Sementara dikutip dari laman BOLANET Hamka saat ini masih belum terpikir untuk pensiun. Ia mengaku masih menikmati waktunya sebagai pesepak bola profesional. Sebagai pemain senior dirinya masih ingin main bola sembari membagi pengalaman-pengalaman positif saya pada para pemain muda.

Kendati belum memikirkan bakal gantung sepatu dalam waktu dekat, Hamka sudah memiliki gambaran mengenai pilihan karir ke depannya. Ingin tetap berada dekat dengan lapangan hijau, Hamka memastikan tak ingin menjadi pengurus federasi.

Hamka Hamzah mengaku lebih memilih menjadi agen pemain atau pelatih. Di antara dua pilihan, agen pemain dan pelatih, Hamka tampaknya lebih memilih sebagai pelatih. Ia sudah mengantongi lisensi kepelatihan C AFC.

Hamka Hamzah memimpin rekan-rekannya melakukan selebrasi.
Hamka Hamzah memimpin rekan-rekannya melakukan selebrasi. | Foto: Dani Kristian

Hamka sendiri mengaku ingin terus meningkatkan kemampuannya melatih. Ia pun siap untuk mengikuti kursus kepelatihan B AFC, asal diselenggarakan pada jeda kompetisi.

Meskipun berstatus sebagai salah satu pemain bintang, Hamka tak pernah memimpikan bakal langsung menangani tim top kala menjadi pelatih. Sebaliknya, eks penggawa Timnas Indonesia mengaku ingin merintis karir kepelatihannya dari bawah.

“Saya merintis karir sepak bola dari level junior. Demikian pula nanti ketika saya jadi pelatih. Harus berjenjang. Nanti ketika senior pun, seyogianya tak langsung menjadi pelatih kepala. Jadi asisten dulu. Kita harus ambil banyak ilmu dulu dari pelatih kepala,” tuturnya.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.