Beranda Fokus Harapan Fisik Prima dari Teriakan Dusan Momcilovic

Harapan Fisik Prima dari Teriakan Dusan Momcilovic

0
Dusan Momcilovic saat dikenalkan | Foto: Cak Taufik
Dusan Momcilovic saat dikenalkan | Foto: Cak Taufik

Arema resmi memperkenalkan jajaran pelatihnya untuk mengarungi kompetisi musim 2018. Ada lima orang yang dikenal dan semuanya adalah orang lawas kecuali Dusan Momcilovic.

Hadirnya pria asal Serbia itu tidak berlebihan di sisi kepelatihan. Karena dia ditugasi untuk membuat stamina pemain Singo Edan kuat bermain 90 menit untuk mengembalikan Arema pada posisi yang lebih baik di musim depan.

Nama pria yang akrab disapa Dule sebenarnya bukan orang baru di Malang, dia pernah menjadi pelatih fisik Arema IPL pada musim 2011/12, namun kehadiran dia tidak lama karena ada sebuah kisruh yang menyebabkan Dusan dan seluruh pelatih Arema IPL harus pergi sebelum tim tersebut menjalani 10 pertandingan.

Konon kembalinya Dule tidak lepas dari mantan anak asuhnya di Arema IPL yaitu Johan Ahmat Farizi dan Dendi Santoso. Kabarnya manajemen meminta pendapat tentang kinerja Dule kepada dua pemain dan semakin mantap saat kinerjanya dinilai sangat bagus.

Rasa cinta akan kota Malang membuat Dule akhirnya kembali, kendati masih menangani tim asal China yaitu Shenzhen FC dan mendapatkan perpanjangan kontrak, Dule langsung mengiyakan tawaran dari manajemen Arema.

Dule saat berbincang dengan dokter Arema.
Dusan Momcilovic saat berbincang dengan dokter Nanang.

“Arema adalah darah saya, saya cinta dengan kota dan tim ini. Saya merasa ada pekerjaan yang belum terselesaikan lima tahun lalu dan saya akan menuntaskannya musim depan. Tidak masalah jika itu tim yang berbeda tetapi saya pikir namanya masih sama, dan saya merasa ini akan menjadi tantangan besar buat saya pribadi,” ujar Dule.

“Saya mendapatkan tugas untuk mengembalikan kondisi fisik pemain Arema, jika kondisi fisik mereka tidak bisa bermain 90 menit, saya akan pulang,”

Diharapkan Mampu Memperbaiki Fisik Pemain Arema yang Musim Lalu Loyo

Sangat tidak berlebihan jika Dule diharapkan mampu mengembalikan kondisi fisik pemain Arema yang dianggap menjadi biang kegagalan menang di sejumlah laga. Arema beberapa kali mampu unggul ataupun membalas, namun di menit 70 atas mereka kesulitan.

Arema pun kehilangan beberapa poin krusial yang harusnya mereka dapatkan untuk berada di papan atas, tidak heran jika kemudian mengakhiri kompetisi di papan tengah.

Panditfootball menulis, Joko Susilo mengungkapkan kompleksitas permasalahan Singo Edan musim lalu bisa dibilang karena fisik para pemain yang kurang mumpuni. Pria berusia 46 tahun itu menambahkan bahwa pada musim lalu, Cristian Gonzales dan kawan-kawan staminanya kerap habis saat pertandingan memasuki menit 70.

Arema memang kerap kali kecolongan pada menit-menit akhir pertandingan. Paling terlihat saat mereka berhadapan melawan Semen Padang di Stadion Kanjuruhan. Pada saat itu, Arema tampil trengginas sejak awal pertandingan. Sampai pertengahan babak kedua, Arema bahkan sukses mengungguli Kabau Sirah lima gol tanpa balas.

Langsung bekerja usai dilantik.
Dusan Momcilovic Langsung bekerja usai dilantik.

Namun memasuki menit 80, Arema kedodoran. Konsentrasi pemain menurun, yang membuat Semen Padang mampu memanfaatkannya dengan mencuri tiga gol dalam tempo enam menit saja. Beruntung dalam pertandingan tersebut Arema berhasil mempertahankan keunggulan mereka, dan mengunci kemenangan 5-3.

Tentu saja permasalahan tersebut harus segera ditanggulangi Arema yang bertekad untuk memperbaiki performa pada musim lalu, dengan mengembalikan ciri permainan mereka yang agresif dengan menekan lawan sejak awal pertandingan. Bila Singo Edan memang ingin menyempurnakan gaya permainan agresif semacam itu, tentu saja para penggawa Arema harus memiliki ketahanan fisik yang mumpuni selama 90 menit pertandingan.

“Sekarang saya dibantu oleh Dule untuk memperbaiki kekurangan musim lalu. Di Liga 1 kemarin, Arema hanya bisa bermain dalam 70 menit. Sekarang kami harap bisa tampil maksimal selama 90 menit penuh,” terang Joko Susilo seperti dilansir dari laman resmi Arema.

Sementara, Dule mengungkapkan bahwa dirinya akan segara menyusun program untuk meningkatkan fisik para pemain Arema secara bertahap. Targetnya adalah melihat fisik para pemain Arema siap berkompetisi di Piala Presiden tahun depan, sebagai turnamen pemanasan sebelum kompetisi dimulai.

”Saya akan lihat fisik pemain dalam latihan pertama. Setelah itu baru menyusun program untuk meningkatkan fisik mereka. Target saya untuk Piala Presiden bulan Januari mendatang pemain sudah siap tampil penuh,” tegas Dule.

Tinggalkan Komentar