Jersey Arema Liga Pertamina 2004 Divisi Satu – Marthen Tao 19

    1
    Jersey Arema Liga Pertamina
    Jersey Arema Liga Pertamina

    Jersey Arema Liga Pertamina tahun 2004 menggunakan jersey biru dengan logo Singa dengan tulisan 11 Agustus menggunakan perisai. Di depan jersey ada logo Bentoel yang sudah mengakuisisi Arema di Liga Indonesia 2003.

    Jersey ini tidak memakai merk, karena memang dibuat oleh vendor lokal. Tidak dijelaskan dimana jersey ini dibuat, namun di tahun itu, jersey yang menggunakan kain jenis paragon memang sangat bagus.

    Di tahun 2004, Velamin yang dipakai oleh Nike di awal 2000an sudah tidak dipakai, sebagai ganti Paragon marak diproduksi untuk kain jersey di berbagai klub sepakbola ataupun Basket.

    2014_12_01_Jersey_Liga_Pertamina_2004_1

    Soal patch kompetisi, di tahun 2004 masih menggunakan patch besar dengan logo Liga Pertamina, Tulisan Liga Pertamina berbeda warna yaitu merah dan biru, huruf I diganti menjadi siluet orang yang berjalan sementara di huruf A ada bola yang ada di segitiga huruf A. Logo itu dibordir di bagian tepi.

    2014_12_01_Jersey_Liga_Pertamina_2004_2

    Tidak adanya patch yang biasa nampang di lengan membuat Bentoel kembali memaksimalkan slot itu dengan iklannya, kata ‘BENTOEL’ di lengan dan dibawah logo Liga Pertamina, mengindikasikan jika Arema sudah menjadi milik Bentoel.

    Sebagai pemanis, Arema menambahkan warna merah di kerah untuk mewarnai kerah di jersey.

    2014_12_01_Jersey_Liga_Pertamina_2004_4

    Di akhir cerita, font untuk jersey ini menggunakan font impact, font standar bawaan Windows. Tidak ada nama pemain di bagian punggung. Nomor 19 digunakan oleh Marthen Tao. Striker Arema asal Papua kelahiran 4 Maret 1979.

    2014_12_01_Jersey_Liga_Pertamina_2004_3

    Jersey warna biru ini hanya digunakan Arema selama setengah musim saja. Di paruh musim kedua, Arema menggunakan jersey warna hitam. Saya kira dari pihak Bentoel memilih warna itu untuk lebih mendekatkan produknya melalui jersey.

    NB: Jersey Merupakan Koleksi Pribadi

    1 KOMENTAR

    Tinggalkan Komentar

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.