Beranda Memorabilia Jersey Jersey Arema Malang 2003 Home, Nanang Supriadi

Jersey Arema Malang 2003 Home, Nanang Supriadi

0
Tampilan depan jersey Arema 2003
Tampilan depan jersey Arema 2003

Arema Malang 2003, adalah salah satu periode kelam perjalanan Arema sepanjang 1987 berdiri. Singo Edan yang melakukan persiapan seadanya harus puas terdegradasi di akhir musim.

Ada tiga macam varian jersey Arema Malang 2003. Varian itu berbeda satu sama lain terutama di bagian sponsor dan bentuk logo. Varian yang akan kita bahas ini adalah jersey yang digunakan di awal musim.

Di tahun itu, jersey Arema Malang identik dengan jersey dengan lambang ‘V’ di bagian dada, saat itu Liga Serie A Italia sangat booming sehingga Aremania kerap menamakan jersey ini dengan sebutan Jersey Arema Brescia.

Sebagai sponsor, Bentoel (di awal musim Bentoel mengucurkan dana untuk Arema sebagai sponsor, kemudian di tengah perjalanan Bentoel mengambil alih yayasan Arema) menyatakan ‘V’ adalah sebuah makna yang berarti victory artinya kemenangan. Diharap, Arema bisa memenangkan setiap pertandingan dan beprestasi bagus.

Jersey kandang menggunakan warna biru yang dibuat oleh vendor lokal di Malang. Kainnya menggunakan paragon yang dipopulerkan oleh Nike versi awal yang mempunyai serat kain kotak (paragon versi sekarang serat kainnya bergaris), ciri kain ini adalah mengkilat saat terkena sinar matahari. Dibagian colar (kerah leher) dibuat dengan disain bertumpuk. Di masa itu sebenarnya bagian kerah populer dengan v-neck tetapi vendor menggunakan bertumpuk dengan bagian kiri di atas.

Jersey_Arema_2003_2
Ada tiga sponsor dan satu patch di bagian jersey Arema 2003

Di bagian dada sebelah kiri tertempel patch warna putih bertuliskan Liga Bank Mandiri yang merupakan nama Liga di tahun 2003. Selain patch, ada tiga sponsor jersey Arema Malang 2003, sponsor itu adalah Kanzen, Bentoel Indonesia, Garuda Indonesia. Meskipun tiga, sponsor yang mengeluarkan dana banyak adalah Bentoel Indonesia yang ketika itu berniat mengakuisisi Arema sehingga mereka melakukan perkenalan dengan menjadi partner sponsorship. Tak heran merk Bentoel tertempel dua kali, yaitu ada di bagian perut dan lengan sebelah kiri.

Garuda Indonesia adalah bawaan dari Liga Indonesia, maskapai milik BUMN ini memberikan diskon bagi tiap tim yang ingin melakukan tur keluar kota. Sementara Kanzen adalah sisa sponsor dari musim 2002 yang uangnya bisa jadi sudah habis untuk menyelesaikan Liga Indonesia 2002.

Bagian nama dan nomor punggung adalah kain yang dijahit
Bagian nama dan nomor punggung adalah kain yang dijahit

Sementara, font nama dan nomor punggung ditempel dengan bahan kain yang serupa jenisnya dengan jersey. Di bagian pinggir nama dan nomor dibordir dengan warna putih, cukup kontras dengan warna biru. Vamos Arema sendiri tidak paham jenis font-nya tetapi kalau dilihat adalah font bawaan dari microsoft.

Jersey di atas adalah matchworn dari Nanang Supriadi, gelandang Arema Malang yang bergabung sejak 1997 itu menjadi ikon Arema selama beberapa musim. Gaya mainnya yang spartan tidak kenal lelah, tidak jarang dia mampu mencetak gol untuk kemenangan timnya.

*Jersey di atas adalah koleksi pribadi

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.