Jersey Kiper Arema 2015, Dibuat untuk Dipakai Aremanita

    Jersey kiper Arema 2015 ini diluncurkan karena merupakan jawaban manajemen atas rekuest yang dilakukan oleh Aremanita agar mereka bisa bergaya menggunakan jersey.

    0
    Jersey kiper Arema 2015
    Jersey kiper Arema 2015

    Manajemen Arema FC menyetujui usulan sejumlah Aremanita (suporter Arema wanita) yang ingin dibuatkan desain khusus untuk jersey. Keinginan ini akhirnya diwujudkan dengan jersey kiper Arema 2015.

    Jersey kiper itu dibuat berwarna jambon atau pink. Sebenarnya warna jambon bukan yang pertama digunakan Arema karena pada musim 2011/12 Ultras juga menggunakan warna serupa kiper. Namun, pada saat itu jersey kiper dari Ultras jersey tidak dijual di pasaran. Tidak heran kemudian peluncuran jersey ini disambut dengan sangat meriah terutama Aremanita.

    “Kami banyak menerima pesan agar ada warna pink yang sempat ada pada 2011/12 dihadirkan kembali karena nanti bisa digunakan Aremanita, bisa juga couple (pasangan) dengan jersey kandang. Sehingga akhirnya kami memenuhinya. Kami juga sudah banyak memesan kepada apparel agar bisa menjualnya kepada Aremanita,” terang media officer Sudarmaji kala itu.

    Detail Jersey Kiper Arema 2015

    Jersey kiper ini dibuat dengan desain yang berbeda dengan yang digunakan pemain. Warna jambon dihadirkan pada keseluruhan badan jersey dengan warna yang lebih gelap (lebih mendekat ke ungu) di bagian lengan dan kerah.

    Desainnya pun sangat feminim dengan menyertakan dua garis di bagian lengan sehingga pas buat Aremanita.

    Sponsor yang tertera di jersey ini adalah IM3 dan Guna Bangun di bagian lengan kiri dan kanan. Di sisi lain ada Anker Sport dan Ijen Suites di bagian dada hingga perut.

    Detail jersey kiper Arema 2015
    Detail jersey kiper Arema 2015

    Semua sponsor dicetak dengan menggunakan sablon mesin yang hasilnya halus. Sayang, sepertinya Specs sebagai pihak penyedia menggunakan film sablon yang sama dengan jersey pemain sehingga warna Anker Sports sebagai sponsor sama sekali tidak terlihat kontras karena merah bertemu dengan jambon.

    Walaupun demikian, ketiadaan sablon poliflex juga banyak dipuji para kolektor karena membuat jersey tidak membutuhkan banyak perawatan. Contohnya ada pada jersey yang kami miliki ini yang sama sekali tidak memudar kendati sudah dipakai beberapa kali.

    Satu-satunya sablon poliflex ada di bagian belakang yaitu nama dan nomor punggung pemain yang menggunakan font Liverpool. Tetapi bagi Aremanita yang tidak berminat memesan nama dan nomor punggung bisa saja membiarkan kosongan sehingga tidak terlalu masalah.

    Sayang sekali, usai jersey Arema 2015 ini diresmikan pada bulan Februari, pelaksanaan ISL 2015 tidak kunjung dimulai. Bahkan jadwal molor hingga April dan kemudian kompetisi akhirnya dihentikan setelah dua pertandingan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga yang saat itu berniat memperbaiki kondisi sepakbola di Indonesia.

    Liga yang dihentikan berimbas pada penjualan jersey ISL 2015 yang sudah terlanjur diproduksi banyak. Selain di Arema store, penjualan di gerai resmi Specs juga mengalami penurunan.  Bahkan di sejumlah mall, banyak gerai yang akhirnya menjual dengan harga Rp100 ribuan.

    Kurnia Meiga sendiri sempat satu kali menggunakan jersey itu di ISL 2015, tepatnya saat melawan Persija Jakarta yang berakhir dengan skor 4-4. Saat itu Meiga masih menggunakan ukuran L (large).

    Kemudian dirinya juga sekali menggunakan jersey warna ini pada saat Piala Presiden 2015, yaitu ketika perebutan juara ketiga yang digelar di Stadion I Wayan Dipta melawan Mitra Kukar dengan jersey ukuran XL (extra large).

    Kurnia Meiga sekali menggunakan jersey kiper Arema 2015 di ISL.
    Kurnia Meiga sekali menggunakan jersey kiper Arema 2015 di ISL.

    Tinggalkan Komentar

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.