Kenangan Aremania Ke Jakarta Di Saat Juara ISL 2009/2010

Kenangan Aremania Ke Jakarta Di Saat Juara ISL 2009/2010

1353
0
SHARE
Tiket pertandingan Persija melawan Arema | Foto: Heri Lazuardi
Tiket pertandingan Persija melawan Arema | Foto: Heri Lazuardi

Sejak jauh hari puluhan ribu Aremania dari seluruh Indonesia merencanakan untuk pergi ke Jakarta saat pertandingan terakhir Arema melawan Persija Jakarta. Rencana itu sudah dilakukan satu bulan sebelum pertandingan atau masih jauh hari sebelum Arema mendapatkan kepastian menjadi juara ISL 2009/2010.

Namun, hampir seluruh Aremania termasuk Vamos Arema berkeyakinan jika Arema mampu menjadi juara, apalagi melihat jadwal Arema di laga akhir kompetisi akan menghadapi lawan yang di atas kertas bisa dikalahkan.

Saat rencana itu datang, Perusahaan Otobus (PO) mendadak kebanjiran order, begitu juga dengan pemberangkatan melalui jalur kereta api yang sudah full di booking. Beberapa Aremania kemudian memesan bis dari luar kota saat mengetahui bis yang ada di Malang sudah habis.

Di saat H-1, ribuan Aremania juga harus dikecewakan ketika mengetahui bis yang mereka pesan tidak datang. Beberapa koordinator harus menanggung uang pengembalian yang kebanyakan sudah dirupakan dalam bentuk barang. Seorang rekan Vamos Arema asal Buring sampai menjual perabotannya demi mengganti biaya yang sudah dikeluarkan Aremania.

“Saya ditipu oleh PO, karena bis yang dijanjikan tidak datang karena mereka beralasan takut dirusak suporter lain. Beruntung uang dari PO sudah dikembalikan utuh, karena di tempat lain uang dari PO tidak utuh atau bahkan dibawa lari karena pesannya melalui pihak ketiga. Tetapi ini saya sudah pesan makanan, minuman sebagai fasilitas, terus yang makan ini siapa,” gerutu seorang kawan yang menjadi koordinator keberangkatan sembari menunjuk puluhan kardus aqua dan beberapa bungkus kresek makanan saat sudah bersiap untuk berangkat.

Aremania bernyanyi bergembira menyambut gelar ISL 2009/2010 | Foto: Heri Lazuardi
Aremania bernyanyi bergembira menyambut gelar ISL 2009/2010 | Foto: Heri Lazuardi

Di Jakarta, 50 ribu Aremania datang langsung sebuah angka yang fantastis yang melebihi kapasitas stadion Kanjuruhan. Banyaknya Aremania yang datang ini membuat koran lokal Malang Post juga terbit di Jakarta selama tiga hari agar bisa menyajikan info soal perkembangan Arema.

Panpel Persija merilis harga tiket sebesar 30 ribu rupiah. Di tangan calo, tiket naik tidak karuan. Dari laman AremaSenayan.com bisa dikutip sebuah cerita unik soal tiket ini.

Sempat terlihat hal yang menarik ketika seorang Calo yang menawarkan tiket ekonomi dengan harga Rp. 80.000 di tawar suporter The Jakmania Rp.20.000 dengan alasan harga tersebut adalah harga normal pertandingan di GBK. Namun, ketika seorang Aremania datang di tengah tawar menawar tersebut, tanpa menawar dia langsung membayar tiket seharga Rp. 80.000 dan pergi meninggalkan The Jakmania yang melongo melihat kejadian itu. | Aremania Senayan

Di dalam Stadion Gelora yang berkapasitas 88.000, dua suporter Aremania dan The Jakmania berpesta. Kapasitas yang wah tersebut sebenarnya tidak bisa menampung. Bahkan babak kedua harus terhenti sejenak dikarenakan melubernya suporter hingga sentel ban. Sementara di luar masih terdapat banyak penonton yang tidak dapat memasuki stadion.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY