Home Memorabilia Lain - Lain Kenangan Dari Tiket Pertandingan Musim Juara Arema

Kenangan Dari Tiket Pertandingan Musim Juara Arema

1282
0
SHARE
Tiket pertandingan Arema melawan Persija di ISL 2009/2010 | Foto: Heri Lazuardi
Tiket pertandingan Arema melawan Persija di ISL 2009/2010 | Foto: Heri Lazuardi

Musim juara Arema Indonesia dibuka dengan pertandingan melawan Persija Jakarta. Laga tersebut juga menjadi awal pembuktian dari pelatih Arema Robert Rene Albert.

Tiket tersebut berwarna merah (untuk ekonomi) dengan harga sebesar 15 ribu rupiah. Jadwal pertandingan tercantum di sebelah kiri pojok dengan tulisan Oktober 2011. Pertandingan berlangsung pada pukul 15.00 WIB.

Di sisi kanan, ada gambar Honda Revo yang ketika itu MPM Honda menjadi sponsor Arema. Sepeda motor tersebut digunakan sebagai hadiah dengan cara mengundi tiket ketika pertandingan memasuki jeda antara babak pertama dengan babak kedua. Jika nomor yang keluar cocok dengan yang dipegang Arema, maka sepeda motor tersebut bakal menjadi miliknya. Gambar sepeda motor tersebut sedikit tertutup dengan hologram yang menandakan keaslian tiket.

Sementara itu, di bagian atas di sebelah logo Arema, ada tiga orang yang dianggap paling penting, yaitu Rendra Kresna (Manager), Rudi Soesamto (Asisten Manager), dan Robert Rene Albert (Pelatih). Setelah gambar manajemen, tiket selanjutnya di musim 2009/2010 bergambar pemain.

Bisa dikatakan musim 2009 adalah musim transisi Arema, Singo Edan ketika itu tengah limbung karena ditinggalkan Bentoel sebagai pengelolanya. Arema sempat ditawarkan kesana kemari mulai dari rencana merger hingga dijual kepada perusahaan lain dari luar kota. Namun, akhirnya tetap berada di Malang dengan pengelolaan baru yang disebut dengan konsorsium.

Pembentukan konsorsium yang cukup pendek dengan persiapan kompetisi membuat Arema bergerak dengan cepat. Manajemen Arema kemudian membentuk tim lima dengan salah satu anggotanya adalah Jokon Susilo yang difungsikan mencari pemain.

Laga perdana Arema dihadiri oleh puluhan ribu Aremania yang penasaran dengan permainan duo Singapura Noh Alamshah dan Muhammad Ridhuan, beserta pemain asing lain seperti Roman Chmelo dan Pierre Njanka.

Aremania_Arema_Persija_2009
Tiket sulit dicari, Kanjuruhan penuh dengan Aremania menyambut pertandingan perdana!! | Foto: Hari Lazuardi

Laga tersebut juga diihadiri wartawan dari Singapura yang ketika itu melakukan liputan terhadap pemain Singapura. Selain Arema sang lawan di saat itu yaitu Persija juga mempunyai dua pemain Singapura yaitu Baihakki Khaizan dan Mustafic Fahrudin.

Pertandingan berlangsung dengan sangat ketat, Setelah sempat imbang 0-0 di babak pertama. Arema akhirnya mencetak gol di menit ke-53 melalui M Fachrudin. Gol yang diawali dari pergerakan solo run dari Roman Chmelo.

2009_10_11_Arema_Persija

Setelah laga itu sebenarya tidak ada keyakinan ataupun harapan Aremania untuk menjadi juara karena di laga kedua Arema bermain imbang dengan PSPS 0-0. Tetapi setelah itu, seperti tidak terbendung untuk memenangkan laga satu demi satu untuk mengakhiri musim juara Arema dengan kemenangan telak melawan Persija di Stadion Gelora Bung Karno tujuh bulan kemudian.

Susunan Pemain
Arema Indonesia
Markus Horison (g), Zulkifli Syukur, Pierre Njanka, Purwaka Yudhi,  Hermawan, Tommy Pranata, M Fakhrudin/Gerry Setya (78′), Roman Chmelo, Ahmad Bustomi, Muhammad Ridhuan, Noh Alamshah
Pelatih : Robert Alberts

Persija
Susunan Pemain
M Yasir (g), Ismed Sofyan, Abanda Herman, Baihakki Khaizan, Leo Saputra/Erick Setiawan (86′), Agus Indra, M Ilham, Salim Alaysdrus/Aliyudin (63′), Mustafic Fahrudin, TA Mushafry, Bambang Pamungkas
Pelatih : Maman Suryaman

Tinggalkan Komentar