Beranda Fokus Menunggu Perjudian Aji Santoso Mengubah Posisi Bek Tengah

Menunggu Perjudian Aji Santoso Mengubah Posisi Bek Tengah

Perjudian Aji Santoso ditunggu oleh Aremania, perjudian untuk memilih dua pemain menjadi bek tengah karena stoknya sudah habis.

1
Perjudian Aji Santoso harus dilakukan karena Arema kehilangan tiga bek tengah.
Perjudian Aji Santoso harus dilakukan karena Arema kehilangan tiga bek tengah.

Tim pelatih Arema FC dipastikan berpikir keras saat menyambut Mitra Kukar di lanjutan Liga 1, Minggu (28/5). Sebab tiga bek tengah yang dikontrak musim ini tidak bisa dimainkan. Tidak heran jika semua Aremania dipastikan menunggu perjudian Aji Santoso dan kawan-kawan.

Arthur Cunha dan Bagas Adi Nugroho tidak bisa bermain karena mengalami cedera. Aji yang berniat menunggu keduanya nampaknya harus menerima kenyataan karena sampai minggu ini keduanya dipastikan tidak bisa bermain oleh tim dokter. Sementara Jad Noureddine menjalani hukuman setelah laga sebelumnya melawan Persela Lamongan (21/5) menerima kartu merah dari wasit.

Bisa dikatakan yang dilakukan oleh Aji adalah berjudi mengingat saat ini tidak ada pemain bek tengah yang tersisa sehingga mau tidak mau Aji harus mengubah posisi pemain yang ada. Saat ini ada empat pilihan pemain untuk diubah posisinya, mereka adalah Hanif Sjahbandi, Junda Irawan, Syaiful Indra Cahya, dan Okky Derry.

Nama pertama yang diusung adalah Hanif, pemain tersebut pernah menjadi bek manakala menjalani sesi pemusatan latihan tim nasional U-22. Hanya saja pada saat itu hasil positif tidak didapatkan karena tim nasional kalah melawan Myanmar dengan skor telak 3-1 di Stadion Pakansari. Hanif terlihat juga melakukan sekali kesalahan yang berbuahkan gol lawan.

Dengan kondisi yang cukup genting seperti sekarang, mau tidak mau Hanif memang menjadi jagoan. Sosok kelahiran Bandung ini memiliki tinggi badan yang cukup untuk beradu ketinggian bola atas. Dia juga punya badan yang kekar untuk melawan striker lawan. Tidak heran Aji pun melakukan drill khusus di belakang agar kesalahan yang pernah juga dia lakukan ketika melawan Semen Padang pada semi-final Piala Presiden tidak terulang.

Sesi latihan, dia akrab dengan Junda Irawan
Junda an Syaiful menjadi pilihan pendamping Hanif.

Nama kedua yang dikedepankan adalah Junda Irawan, sayang sekali saat ini sang pemain tengah mendapatkan sorotan di kalangan Aremania setelah melakukan blunder pada dua laga melawan PSM dan Persela. Kesalahan sembrono khas anak muda yang membutuhkan jam terbang. Namun, pada kondisi genting seperti sekarang tim pelatih Arema terus membesarkan hatinya agar bermain lebih bagus.

“Saya katakan kepada Junda jika dia harus belajar dari kesalahan, dia Arek Malang yang tidak boleh hancur saat kesalahan pertama dibuat, Arek Malang selalu bisa memperbaiki kesalahan yang pernah dia lakukan. Dia harus bangkit karena kondisi tim saat ini membutuhkan bantuannya,” terang Joko Susilo mewakili tim pelatih.

Okky Derry bisa menjadi perjudian Aji Santoso di posisi belakang.
Okky Derry bisa menjadi perjudian Aji Santoso di posisi belakang.

Okky Derry juga layak diberi kesempatan bermain, pemain ini pernah bermain di posisi bek saat menjalani pramusim melawan Braling All Star, trofeo Bhayangkara dan ujicoba melawan Kepri FC.

Meskipun posisinya adalah gelandang bertahan, pada di sesi latihan, dia lebih banyak memainkan peran sebagai bek tengah ketimbang Hanif dan Junda. Pendek kata, Okky sepertinya sudah tidak canggung di kala latihan. Namun untuk laga resmi masih belum teruji tetapi tetap layak dicoba.

Nama terakhir jika Junda dan Okky masih belum siap mentalnya adalah Syaiful Indra Cahya. Dia pernah menjalani tugas sebagai bek tengah saat di Sriwijaya FC lalu.

Selama empat hari terakhir latihan, empat nama itu beberapa kali diujicoba. Aji sendiri masih belum memastikan siapa yang menjadi starter. Tekanan keras mampir dipundaknya untuk membuktikan kapasitasnya memilih pemain.

“Pemain yang bekerja keras di lapangan akan menjadi starter di belakang, ini juga menjadi ujian kami selanjutnya. Kami punya tekad untuk mengakhiri periode buruk, yakni belum menang pada tiga pertandingan terakhir. Semuanya masih kami timbang dan kami pilih. Yang jelas kami akan menampilkan formasi kejutan yang semoga tidak mengecewakan,” beber Aji.

“Seorang atlet sejati bukanlah yang selalu menang, namun yang selalu bisa bangkit cepat manakala dia terpuruk.”

Semua Aremania menunggu hasil perjudian Aji Santoso meramu skuatnya.
Semua Aremania menunggu hasil perjudian Aji Santoso meramu skuatnya.

1 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar