Beranda Profil Pemain Sang Nukud Arema Itu Bernama Aris Budi Prasetyo

Sang Nukud Arema Itu Bernama Aris Budi Prasetyo

0
Aris Budi Prasetyo dalam sebuah wawancara saat memperkuat Arema Legend
Aris Budi Prasetyo dalam sebuah wawancara saat memperkuat Arema Legend

Aris Budi Prasetyo didatangkan manajemen Arema dari Petrokimia Putra. Prestasi pemain yang saat ini menjadi anggota DPRD Pasuruan bersama Petrokimia kala itu begitu mentereng.

Pada musim 2002, Petro berhasil menjadi juara setelah di final mengalahkan Persita Tangerang. Sayang kemudian pada Liga Indonesia 2003 Petrokimia terdegradasi karena ditinggal banyak pemainnya akibat PT Petrokimia Gresik sudah tidak mengeluarkan dana untuk tim.

Aris pun sebenarnya tetap ingin bermain bersama Petro di Divisi I 2004, namun ternyata klub Galatama asal Gresik itu akhirnya dibubarkan karena tidak disokong lagi oleh PT Petrokimia Gresik sehingga dia menerima pinangan Arema yang saat itu juga berjuang dari Divisi I.

Meskipun bermain di Divisi I, Aris sempat juga dipanggil seleksi untuk timnas Piala Asia 2004 yang dilangsungkan di China, namun meski sudah berjuang maksimal dirinya tidak lolos seleksi. Keadaan yang tidak membuatnya kecewa karena dia bisa berkonsentrasi membela Arema lolos ke Divisi Utama.

Pada musim 2004, Aris langsung menjadi pemain inti. Pada saat itu Benny Dollo sebagai pelatih membuat formasi 3-5-2 dengan tiga pemain belakang ditempati oleh Aris Budi, Claudio de Jesus, dan Sunar Sulaiman. Pada musim pertama di Arema Aris mampu membawa Singo edan lolos ke Divisi Utama setelah final mengalahkan PSDS Dili Serdang dengan skor 1-0.

Di musim 2005, Benny mendatangkan Warsidi dan menaikkan kelas Hermawan dan Richi Pravita Hari dari tim junior. Meski membuat persaingan di lini belakang semakin ketat. Sosok yang hobi memancing itu tetap mendapatkan tempat utama meski terkadang ada kebijakan rotasi dari Benny Dollo. Di musim kedua ini Aris memang gagal membawa Arema menjadi juara karena kalah pada babak delapan besar yang digelar di Jayapura.

Tetapi, Arema saat itu mampu menjadi juara Copa Indonesia 2005 yang digelar untuk pertama kalinya. Sayang, saat final melawan Persija Jakarta yang dimenangkan oleh Arema 4-3, Aris tidak dimainkan oleh sang pelatih. Pada saat itu trio bek Arema dipegang oleh Warsidi, Sunar Sulaiman, dan Claudio de Jesus.

Musim 2006 penampilan Aris semakin membaik, di musim tersebut Arema mempertahankan diri menjadi juara Copa Indonesia dengan Aris sebagai pemain terbaik. Di musim 2006 dia mendapatkan panggilan nukud atau dukun dari rekan-rekannya.

Di musim 2007, dia sebenarnya masuk skema Arema yang dilatih oleh Miroslav Janu, tetapi karena dia ingin suasana baru maka dia memutuskan bergabung ke Persik Kediri.

Profil Aris Budi Prasetyo

Nama Lengkap Aris Budi Prasetyo
Nama Panggilan Nukud
Kebangsaan Indonesia
Tanggal Lahir 22 Oktober 1975
Tempat Lahir Pasuruan
Tinggi Badan 182
Berat Badan
Posisi Bek
Karier Klub
Sebelum Arema Petrokimia Putra
2004-2006 Arema
Setelah Arema Persik
Karier Timnas
2007

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.