Home Fokus Peran Besar KH Hasyim Muzadi Terhadap Arema (1)

Peran Besar KH Hasyim Muzadi Terhadap Arema (1)

1278
0
SHARE
KH Hasyim Muzadi | Foto: Detik
KH Hasyim Muzadi | Foto: Detik

Publik Malang dan terutama PBNU hari ini berduka cita, hal ini tidak lepas dari berpulangnya ulama KH Hasyim Muzadi. Sosok yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam ini wafat pada usia 72 tahun.

Bagi Arema, KH Hasyim Muzadi punya peran yang sangat besar. Salah satu perannya adalah menghubungkan pengurus Arema pada tahun 2001 dengan Kanzen, sebuah produk sepeda motor dari Tiongkok.

Cerita itu bermula saat pengurus Arema saat itu yaitu Manajer Iwan Budianto, Alm Lucky Acub Zainal, dan Iwan Galewar (Iwan Hardianto) yang dipusingkan untuk mencari dana Arema di Liga Indonesia 2001. Pada saat itu, para pengurus bakal merancang undian kupon berhadiah. Sebuah kupon yang mirip penggunaannya dengan SDSB (Sumbangan Dana Sosial Berhadiah). Tetapi, rencana kupon itu tinggal rencana karena kemudian Pemerintah Provinsi melarangnya.

Di mediatori oleh M Taufik, pengurus Arema awalnya ‘takut’ untuk berbicara dengan KH. Hasyim karena sosok beliau sebagai ulama dari NU. Namun, Taufik menjelaskan jika pertemuan itu adalah pencarian cara untuk mendatangkan sponsor Arema bukan membahas kupon hadiah yang menimbulkan pro dan kontra masyarakata Malang pada saat itu.

Di Ponpes Al Hikam, KH Hasyim menerima dengan baik kedatangan pengurus Arema. Pada saat itu pula, di depan pengurus, KH Hasyim menelpon Didik Suwandi, direktur Marketing dari PT Semesta Citra Intan yang memproduksi sepeda motor Kanzen.

Didik sendiri sebenarnya adalah teman dari Iwan Galewar saat SMP. Namun, Iwan membutuhkan bantuan dari KH Hasyim Muzadi mengingat sosok Didik sangat dekat dengan KH Hasyim dan KH Abdullah Faqih (Langitan). Sehingga apa yang akan dikatakan oleh KH Hasyim pasti akan dilakukan oleh Didik. Dan benar saja, dari telpon yang dilakukan di Ponpes Al Hikam, pertemuan Arema dengan Kanzen berjalan cukup serius hingga pertemuan lanjutan pada 22 Desember 2000.

KH Hasyim Muzadi punya peran besar terhadap Arema.
KH Hasyim Muzadi punya peran besar terhadap Arema.

Pada pertemuan itu, manajemen Arema memaparkan kondisi klub dan program jangka panjang klub. Tidak puas dari pemaparan Arema, Didik akhirnya juga mendengar dari orang PSSI yaitu Andi Darussalam Tabussala. Merasa yakin, akhirnya Kanzen pun menjadi sponsor Arema dengan tanda tangan MoU pada 9 Januari 2001.

Sayang kemudian Iwan Galewar mundur dari kepengurusan Arema setahun berikutnya, keadaan yang juga turut mengakhiri kerjasama Arema dengan Kanzen.

Tinggalkan Komentar