Beranda Fokus Regulasi Baru yang Menghempaskan Keinginan Rodrigo Ost Dos Santos di Arema FC

Regulasi Baru yang Menghempaskan Keinginan Rodrigo Ost Dos Santos di Arema FC

Rodrigo Ost Dos Santos dipaksa angkat kaki dari skuat Arema FC karena regulasi baru yang ditetapkan PT LIB tentang pemain asing.

0
Regulasi baru membuat Rodrigo Ost Dos Santos pergi tanpa sempat mencicipi kerasnya kasta tertinggi | Foto: Dani Kristian
Regulasi baru membuat Rodrigo Ost Dos Santos pergi tanpa sempat mencicipi kerasnya kasta tertinggi | Foto: Dani Kristian

Sebuah surat verifikasi yang dikirimkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) cukup mengejutkan pihak Arema FC. Lantaran, isi surat tersebut menyatakan jika Rodrigo Ost Dos Santos tidak lolos verifikasi karena regulasi baru.

Regulasi baru itu berada di pasal 29 ayat 2 tentang ketentuan pemain asing baru di Indonesia yang menyebutkan pemain tersebut harus bermain minimal 25 persen di klub sebelumnya.

Awalnya Sempat Diragukan

Awal kedatangan Rodrigo ke Indonesia sebenarnya sudah diiringi keraguan dari awak media. Saat jumpa pers, awak media bertanya tentang asal Rodrigo dimana pada saat itu dari laman internet dikatakan jika dari berasal dari EC Comercial, sebuah klub yang berasal dari Serie D. Kasta keempat Brasil tidak masuk ke regulasi sepakbola Indonesia karena pemain dari Liga Brasil minimal harus dari Serie C.

Tapi dalam sesi jumpa pers yang digelar di kantor Arema. Dikatakan jika Rodrigo berasal dari Moto Club sebuah klub Serie C. Afri Marceli (agen) menjelaskan jika dia sempat di Moto Club dan kemudian mengundurkan diri. Sehingga surat keluar yang dikantongi Rodrigo menyatakan dia memang berasal dari klub Serie C.

“Rodrigo klub terakhirnya adalah Moto Club. Saya sudah mendapatkan surat transfer keluar. Klub itu ada di Serie C Brasil dan itu bisa dimainkan di Indonesia. Dia ingin bermain di Arema sehingga dia membatalkan kontrak dan ke sini. Dia sudah membawa berkas yang sesuai dengan regulasi yang disyaratkan,” kata Afri Marceli, agen Rodrigo.

Wartawan juga tidak tinggal diam karena sesaat setelah dicek, pada saat itu ada sejumlah pemain dari Moto Club yang ramai-ramai mengundurkan diri. Disinyalir pengunduran diri tersebut karena ada penawaran menarik dari Asia dan para pemain sudah mengantongi surat keluar dengan label klub kasta yang lebih tinggi.

Akhirnya Terganjal Regulasi Baru

Pihak Arema nampak tidak mempermasalahkan kecurigaan awak media. Karena kemudian sang pemain nampak menjanjikan di sesi latihan.

Sayang, penampilan apik Rodrigo tidak bisa dia keluarkan maksimal di Piala Presiden. Dia cukup berbeda dengan yang kami lihat manakala membela Mitra Kukar. Tetapi tim pelatih tetap memberikan keyakinan jika sang pemain bisa lebih baik dengan latihan fisik yang intensif dari Dusan Momcilovic.

Rodrigo Ost Dos Santos dikenalkan di Arema.
Rodrigo Ost Dos Santos dikenalkan di Arema.

Usai Arema tersingkir dari Piala Presiden, seminggu ini ramai rumor jika Rodrigo akan digantikan oleh pemain asing. Hal ini tidak lepas dari draft regulasi dari LIB yang sudah mulai dikirimkan kepada masing-masing klub. Dari regulasi ini ada pasal yang mengganjal dirinya.

Dan benar saja, Arema akhirnya menerima surat ketidaklolosan Rodrigo semalam. Kamis (15/2).

“Kami baru saja menerima surat dari PT LIB yang menyatakan jika Rodrigo tidak lolos verifikasi. Tentu kami juga harus berkoordinasi dengan tim pelatih tentang hal ini. Yang jelas kami akan mendatangkan pemain baru sebagai pengganti dirinya,” tegas Sudarmaji.

Arema sendiri menyayangkan keputusan LIB yang membagikan draf regulasi secara mendadak. Sebab saat ini kompetisi sudah akan dimulai kurang dari satu bulan, sementara Rodrigo sudah hampir satu bulan setengah berada di Arema. Pendek kata, tim Singo Edan ingin musim depan hal-hal darurat seperti itu disosialisasikan lebih cepat.

“Mungkin itu menjadi masukan ke operator. Karena harusnya sebelum pramusim digelar bahwa aspek kualifikasi pemain asing jauh-jauh hari harus disosialisasikan. Jika perlu nama pemain asing yang akan didatangkan wajib terlebih dahulu mengantongi surat lolos. Mungkin ini perlu juga tidak hanya untuk klub tapi juga agen pemain,” urai Sudarmaji.

Kutukan Tato Singa?

Usai Rodrigo dipastikan tidak bisa tampil. Ada sedikit gurauan yang sudah lazim di kalangan Arek Malang. Gurauan itu adalah sebuah mitos yang menyatakan pemain bertato Singa tidak akan bertahan lama di Arema. Kali ini mitos itu menimpa Rodrigo. Sang pemain memiliki tato di lengannya.

Tidak ada pemain yang bertahan lama ketika memiliki tato Singa.
Tidak ada pemain yang bertahan lama ketika memiliki tato Singa.

Rodrigo adalah pemain kelima yang bertato Singa di Arema, sebelum Rodrigo sudah ada Franco Hitta, Muhammad Ridhuan, Kiko Insa, dan Fellipe Bertoldo.

Entah ada hubungannya atau tidak….

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.