Beranda Profil Pemain Rodrigo Santoni, Striker Mematikan Singo Edan

Rodrigo Santoni, Striker Mematikan Singo Edan

0
Rodrigo Santoni saat melawan PSAP | Foto: Abi Yazid
Rodrigo Santoni saat melawan PSAP | Foto: Abi Yazid

Tidak semua pemain asing yang membela Arema bisa sukses, tetapi ketidaksuksesan pemain asing Singo Edan tidak selalu menjadi bahan makian. Jika mencari pemain itu, maka Rodrigo Santoni adalah orangnya.

Santoni selalu menjadi lelucon di kalangan Aremania, sosoknya secara sarkasme digambarkan sebagai striker mematikan, haus gol, merepotkan lawan, hingga pembunuh. Sarkasme itu memang hadir selama setengah musim dirinya membela Arema pada 2011/12.

Wajar jika Arema langsung merekrut Santoni karena pada saat itu striker yang dijanjikan untuk datang yaitu Djibril Coulibaly tidak menampakkan diri setelah berhari-hari ditunggu. Akhirnya Santoni yang pada seleksi selalu menjadi pemain yang tajam direkrut Singo Edan yang ketika itu dilatih Wolfgang Pikal. Sementara Coulibaly sendiri akhirnya oleh agen dilabuhkan ke Barito Putera, selama musim 2011/12 dia mampu mencetak 21 gol dari 29 pertandingan yang dimainkan.

“Striker asal Mali, Djibril Coulibaly belum datang, sementara pendaftaran terakhir untuk pemain adalah 15 Desember sehingga kita merekrut Santoni,” ujar Wolfgang Pikal pada 14 Desember 2012.

Debut Santoni di Arema berjalan mengecewakan, dirinya yang berduet dengan Marcio Souza saat Singo Edan dijamu Persegres pada pekan ketiga gagal menyenangkan hati Aremania karena pada saat itu gol Marwan Sayedeh dan James Koko Lomell menyelesaikan pertandingan untuk kemenangan Gresik 2-0 atas Arema.

Bukan hanya pertandingan pertama saja yang gagal, selanjutnya pemain yang sebelumnya memperkuat Persikabo Bogor itu gagal pada 14 kesempatan lagi yang diberikan pelatih. Dia yang memakai sepatu adidas adipower Predator yang juga banyak dipakai striker kelas dunia sama sekali tidak membantu. Tidak heran Santoni melorot posisinya dari pemain inti menjadi pemain yang dimainkan pada menit terakhir babak kedua (melawan Persisam Samarinda pekan 10 dan Mitra Kukar pekan 11).

Santoni punya kesempatan mencetak gol bagus ketika Singo Edan melawan Pelita Jaya di pekan ke-14, namun peluang itu gagal menjadi gol, bahkan dia juga memblok tendangan rekannya yang sudah jelas-jelas meluncur ke arah gawang. Saat itu, ketimbang berkomentar pada masalah kegagalan peluang, dirinya menyalahkan wasit.

“Wasit merugikan kita. Saya berulang kali dilanggar tapi dibiarkan,” ungkapnya manakala Arema dibekuk Pelita Jaya 2-1.

Arema pun nampak kecewa dengan sang striker, tetapi ketimbang menumpahkan sumpah serapah kepada sang pemain, mereka justru mengucapkan beberapa kalimat sarkasme. “Santoni adalah striker mematikan Arema, maksudnya membuat Arema mati lini depannya,” ujar Aremania di radio ketika itu.

Kebersamaan Santoni di Arema akhirnya tidak panjang, striker asal Argentina itu akhirnya didepak pada putaran kedua. Singo Edan saat itu mendatangkan Dzumafo Epandi.

PROFIL RODRIGO SANTONI

Nama Rodrigo Santoni
Nama Panggilan Santoni
Kebangsaan Argentina
Tanggal Lahir 19 Oktober 1981
Tempat Lahir
Tinggi Badan 176
Berat Badan
Posisi Striker
Karier Klub
Sebelum Arema Persikab Kab Bandung
2012 Arema
Setelah Arema Free Agent
Karier Timnas

Tinggalkan Komentar