Beranda Fokus Saat 2 Wakil Malang Menjemput Asa Lolos Ke Liga 2

Saat 2 Wakil Malang Menjemput Asa Lolos Ke Liga 2

0
Persekam Metro FC ingin lolos ke Liga 2
Persekam Metro FC ingin lolos ke Liga 2

Delapan tim asal Kota Malang yang berkiprah di kompetisi Liga 3 kini menyisakan dua tim saja yaitu Persema 53 dan Persekam Metro FC untuk lolos ke Liga 2. Keduanya memang punya tekad dan semangat untuk segera mentas dari kasta yang saat ini terbawah di Indonesia.

Persema yang memulai langkah dari Liga 3 regional Jawa Timur di babak penyisihan dengan melawan Persiga Trenggalek, ASIFA Malang, Akademi Arema Ngunut, Gen B Mojokerto, Putra Sinar Giri dan Perseta Tulungagung di grup E. Perjuangan yang tidak kenal lelah itu membuahkan Persema ada di posisi runnerup untuk melaju ke babak 16 besar.

Di babak 16 besar, Persema berada di grup K bersama PS Kota Pahlawan Surabaya, PSID Jombang, dan PSSS Situbondo. Di babak ini Persema menerima hasil yang tidak menggembirakan karena mengalami satu kali kalah, seri, dan menang. Tetapi, siapa sangka poin empat yang dimiliki membuat mereka lolos ke babak zona Jawa.

Di zona Jawa yang menggunakan sistem gugur, Persema sanggup menyingkirkan Jakarta Timur FC di babak pertama, kemudian Deltras Sidoarjo, dan PSKC Ciamis. Persema pun berhak mewakili Jawa V untuk bertarung di babak 32 besar zona nasional.

Laga kompetisi Liga 3 antara Arema Indonesia melawan Persema 53.
Laga kompetisi Liga 3 antara Arema Indonesia melawan Persema 53 tahun lalu. Musim ini Persema bertekad lolos ke Liga 2

Sebagai tim asuhan dari Asprov Jatim, Persema dianggap mewakili keseriusan Asprov Jatim untuk menaikkan level dari setiap klub binaannya. Jalur Persema yang kurang lebih memakan 21 pertandingan dianggap sebagai sesuatu yang ideal untuk membentuk tim yang kuat dari segi mental dan fisik. Selain Persema, empat tim Jawa Timur juga lolos dari Zona Jawa sehingga bisa dikatakan zona itu disapu bersih wakil Jatim.

“Hasil tak pernah mengkhianati proses. Proses yang dijalani oleh klub-klub Jawa Timur itu telah dirancang oleh Asprov PSSI Jatim sedemikian rupa dengan volume pertandingan di babak penyisihan yang cukup panjang, dengan durasi waktu yang ideal. Sehingga inilah hasilnya,” ungkap Amir Burhanudin, Sekretaris Asprov Jatim.

Sementara itu, Ketua Asprov Kota Malang Haris Tofli juga menyatakan jika keinginan dari Persema yang merupakan wadah pembinaan sepakbola di Kota Malang adalah lolos ke Liga 2. Mereka memiliki keyakinan karena sudah terlanjur berjuang hingga jauh.

“Kami tinggal beberapa pertandingan lagi. Kami harus naik terus, karena Persema dulu ada di tingkat tertinggi. Harapannya tentu mengembalikan kasta Persema di kasta tertinggi,” ungkap Haris.

Sementara itu, Persekam Metro FC yang berasal dari Liga 2 memiliki jalur yang berbeda. Mereka dipertemukan dengan sesama kontestan Liga 2 lain dalam pertarungan memperebutkan 20 tiket zona nasional.

Metro FC berada di grup ke 6 dan menjadi juara grup dengan lawan Persekap Pasuruan, Persida Sidoarjo, Persepam Madura, dan PSBI Blitar. Dibandingkan Persema, Metro membutuhkan delapan pertandingan untuk lolos.

Sama seperti Persema, Metro juga berambisi lolos ke Liga 2. Sang manajer Bambang Suryo menyatakan jika Metro adalah wujud dari pembinaan PSSI Askab Malang.

“Kami bertekad untuk lolos ke Liga 2,” ungkap pria yang akrab disapa BS itu.

SelPSSI membagi 32 tim menjadi delapan grup. Persema ditempatkan di grup E dan bermain di Jepara, sementara Metro FC berada di grup G yang memainkan laganya di Kediri.

Babak 32 besar akan dimulai pada 26 November mendatang dan inilah lawan-lawan dari kedua tim.

GRUP E

  • Persijap Jepara
  • Perseka Kaimana
  • Persatu Tuban
  • Persema Malang

GRUP G

  • Persekam Metro FC
  • Persik Kediri
  • PS Ngada
  • Persitoli Tolikara

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.