Beranda Fokus Sejarah 11 Februari: Arema Kalah Lawan Persib Di Siliwangi

Sejarah 11 Februari: Arema Kalah Lawan Persib Di Siliwangi

0

Persib Bandung mulai bangkit. Menekuk Arema Malang di kandangnya, Stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu (11/2/2006), Persib meraih kemenangan keduanya. Kemenangan atas PSIM di pekan lalu tampaknya memberi angin segar bagi “Maung Bandung”.

Setelah mengoleksi empat kekalahan beruntun, tim yang kini diasuh Arcan Iurie itu tampil memuaskan pendukung beratnya, bobotoh yang memenuhi stadion.

Terlihat Antonio Claudio, Zaenal Arif dan Yaris Riadi berada dalam top performanya saat bertarung dengan skuad Benny Dollo itu. Beberapa kali di babak pertama, umpan-umpan gelandang Salim Alayidrus yang diterima Zaenal maupun Yaris merepotkan lini pertahanan Arema.

Sayangnya di babak ini Zaenal dan Salim masih terburu-buru melepaskan bola. Alhasil peluang yang tercipta masih gagal melewati pagar betis Arema yang dimotori Atangana dan Alexander Pulalo. Di sisi lain, serangan balik Arema dari Anthony Jommah Balla dan Marthen Tao mulai membahayakan gawang Persib. Beruntung, Persib memiliki kiper timnas Thailand Khosin Hathairattanakool.

Berkat aksi Khosin di menit 38, Persib terhindar dari kebobolan. Firman Utina yang menggantikan Joe Carlos melontarkan tendangan jauh langsung ke jantung gawang Persib. Namun dengan sigap Khosin menangkap bola deras dari Firman itu. Kedudukan tanpa gol pun terus bertahan hingga babak pertama usai. Usai turun minum, perubahan kecepatan tempo permainan dilakoni oleh Persib di babak kedua.

Jarang memainkan bola-bola atas, tempo Persib yang lebih cepat menyerang mulai membuat kocar kacir daerah pertahanan Arema. Betul saja, di menit 54 Reduane Barkoui sukses menjebol gawang Arema. Kiper Ahmad Kurniawan tak mampu menangkap bola tajam yang dilancarkan Barkoui di luar kotak penalti. Kedudukan berubah untuk keunggulan Persib 1-0.

Mencoba menyamakan kedudukan, Firman Utina bermain apik dan melesat menggiring bola tanpa bisa dikejar pemain belakang Persib. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper Persib, Firman dijegal keras oleh Khosin di kotak penalti. Wasit yang melihat hal itu pun memberi hadiah penalti bagi Arema. Tepat di menit 68, Emmanual Serge melakukan eksekusi penalti. Namun yang terjadi bukanlah gol, tetapi teriakan gembira Khosin karena bola penalti Serge melenceng.

Hilang sudah peluang emas Arema menyamakan kedudukan. Kendati demikian, sampai di menit-menit terakhir pertandingan pemain-pemain Arema tetap pantang menyerah dan terus menggempur. Tetapi Khosin, benar-benar palang pintu yang susah dilewati. Bola-bola Arema selalu bisa ditangkap dengan akurat Khosin yang sukses menyelamatkan gawangnya hingga peluit panjang berbunyi.

Dengan hasil kemenangannya itu Persib kini mengoleksi enam angka di klasemen sementara Wilayah Satu. Sedangkan Arema tetap dengan 11 angka dari tujuh pertandingan yang dilakoninya.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.