Beranda Match Pertandingan Sejarah Arema 20 April 2011: Arema Kalah Telak Dari Shandong Luneng

Sejarah Arema 20 April 2011: Arema Kalah Telak Dari Shandong Luneng

0

Sebelum berangkat ke China, Arema dililit persoalan pemain. Beberapa pilarnya, seperti Noh Alam Shah, Ahmad Kurniawan, dan kiper utama Kurnia Meiga tak bisa ikut lantaran kehilangan paspor. Posisi Kurnia Meiga digantikan Aji Saka, kiper cadangan. Tak ayal, kiper muda itu Aji Saka pun menjadi bulan-bulanan pemain Shandong Luneng.

Arema kalah telak dari Shandong Luneng dengan skor 5-0 di Shandong Sports Center, Rabu (20/4) sore. Kekalahan ini sekaligus memastikan terhentinya langkah Singo Edan di kancah AFC Champions League musim ini.

Kekalahan telak Arema di tanah Tiongkok ini seakan menjadi deja vu bagi Han Peng dkk yang pada 2007 silam mencukur Sriwijaya FC dengan skor sama. Shandong untuk sementara menggusur Crezo Osaka dari posisi puncak dengan koleksi 7 poin. Bagi Arema yang berada di strip terbawah grup G, hasil ini sekaligus menutup langkah untuk bisa lanjut ke fase knockout stage, karena dari empat pertandingan, Zulkifly Syukur dkk hanya bisa mengantongi satu poin.

Gawang Arema yang kali ini dijaga Aji Saka sudah kebobolan dua gol di babak pertama. Masing-masing lewat aksi Deng Zhuoxiang menit ke-24 yang memanfaatkan miss-komunikasi antara Leo Tupamahu dan Aji Saka. Manuel De Brito Filho menggandakan keunggulan tuan rumah dengan back-heel indah di menit ke-43.

Di babak kedua, Miroslav Janu mencoba meningkatkan daya gedornya dengan memasukkan dua penyerang, Sunarto dan Ahmad Amiruddin. Sunarto masuk menggantikan M Ridhuan, sedangkan Amiruddin menggantikan TA Mushafry. Ridhuan yang tampil di bawah form nampaknya menjadi alasan ditarik keluar oleh sang pelatih.

Meski demikian, Arema tak kunjung mampu mengimbangi permainan Shandong Luneng. Sebaliknya, Aji Saka kembali dipaksa untuk jatuh bangun menyelamatkan gawangnya dari gempuran tuan rumah. Pada menit ke-52, Shandong Luneng nyaris menambah gol lewat tendangan Wang Liang di kotak penalti. Namun meski mengecoh Aji Saka, beruntung bola masih mampu diblok Leonard Tupamahu yang berada di bawah mistar gawang.

Shandong Luneng kembali membawa derita untuk Singo Edan pada menit ke-70. Pemain pengganti Han Peng yang lepas dari pengawalan bek Arema, sukses mengecoh Aji Saka usai mendapat sebuah umpan terobosan. Arema berpeluang memperkecil ketertinggalan lewat tandukan Sunarto pada menit ke-72. Sayang bola masih melebar di sisi kanan gawang Shandong.

Unggul 3-0, tuan rumah semakin percaya diri. Hasilnya, dua gol kembali berhasil disarangkan sebelum pertandingan usai. Gol keempat Shandong dicetak Mozhapa Murehemaitijiang pada menit ke-81. Sedangkan gol kelima dicetak oleh Wang Yongpo di masa injury time.

Susunan pemain
Shandong: Yang; Qiang Wang, Haibin Zhou, Peng Cui (Tong Wang 67), Yongpo Wang, De Brito (Peng Han 61), Zheng Zheng, Liang Wang, Deng Zhuoxiang, Zheng Lu (Mozhapa Murehemaitijiang 75), Jinyu Li

Arema: Aji Saka; Purwaka Pratomo, Zulkifli Syukur, Muhammad Ridhuan (Sunarto 57), Roman Chmelo (Mochamad Fakhrudin 89), Ahmad Bustomi, Yongki Ari Bowo, Waluyo, Talaohu Abdulmushafry (Ahmad Amiruddin 48), Leonard Tupamahu, Juan Revi Auriqto

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.