Beranda Fokus Sejarah Arema 27 Maret: Selamat Ulang Tahun Esaiah Pello Benson

Sejarah Arema 27 Maret: Selamat Ulang Tahun Esaiah Pello Benson

0

Esaiah Pello Benson, pemain yang didatangkan Arema Malang di tahun Indonesia Super League 2008/2009 dari Persita Tangerang.

Tidak diketahui berapa besar nilai yang dikeluarkan manajemen Arema untuk mengikat pemain yang juga pernah merumput di PSIS Semarang ini. Pasalnya, manajemen belum bersedia buka mulut menyangkut nilai kontrak pemain asing barunya itu.

Proses perekrutan Benson pun berbeda dengan pemain lainnya. Di mana, pemain dari Liberia ini tanpa melalui proses seleksi. Hanya sehari tiba di Malang usai menjalani perjalanan yang cukup panjang dari negaranya, ia langsung teken kontrak dengan manajemen Arema.

“Kualitas Benson sudah kami ketahui. Jadi, untuk apa lagi kita melakukan seleksi. nda semua bisa melihat bagaimana kualitas permainanya dalam laga uji coba tadi.” kilah Bambang Nurdiansyah saat itu.

Dijelaskan Bambang, meski baru saja menempuh perjalanan jauh dari Liberia, namun kualitas permainannya tetap teruji saat mengalahkan tim UMM, 2-0 dalam laga uji coba di Stadion Brantas, Batu.

“Meski masih lelah, namun kualitas permainan Benson masih terlihat. Ini salah satu alasan kenapa kami merekrutnya, tanpa melalui proses seleksi terlebih dahulu,” jelas Bambang.

Selama satu musim, Benson hanya dua kali saja tidak bermain karena akumulasi kartu. Performa dia sangat apik karena dia selalu dimainkan dalam 15 pertandingan terakhir. Bahkan ketika Bambang sudah tidak lagi di Arema, Benson tetap menjadi pilihan utama di lini tengah.

Meski tidak mencetak gol, dia beberapa kali memberikan assist ciamik kepada rekan-rekannya. Tidak hanya itu, dia juga punya badan kekar untuk merusak tempo permainan lawan karena tidak segan turun untuk membantu serangan.

Sayang sekali, hengkangnya Emile Mbamba seolah menjadi titik nadir buat Arema dan dirinya. Rekan Afrikanya itu dicoret dari tim setelah terkena sanksi lima tahun dari PSSI. Padahal di saat itu Arema berjuang di papan atas. Penampilan Benson terus menurun sehingga kondisi Arema di papan klasemen ikutan jatuh.

Pada akhirnya, sebuah kesalahan saat pertandingan eksebisi partai pembuka Copa Indonesia 2008/2009 antara Arema melawan Sriwijaya FC membuat Benson terkena evaluasi. Ya, di saat itu Arema kalah adu penalti dan Benson gagal menjadi eksekutor.

Ngon A Jam vs Arema
Arema kalah dalam laga eksebisi pembuka Piala Indonesia.

Kondisi itu membuat pemain kelahiran 27 Maret 1982 ini tidak lama di Arema. Sebab dia akhirnya dicoret saat memasuki putaran kedua. Sebagai ganti, Arema kemudian mengontrak Leo Chitescu dan Roman Chmelo.

Selain Benson, di putaran kedua musim itu Arema juga mencoret Emile Betrand Mbamba (striker), Aaron Nguimbat (stopper), Ali Usman (striker), I Koman Mariaman (striker), Dodik Wahyudi (bek sayap), dan Jeffry Prasetyo (stopper).

 Data Diri
Nama Esaiah Pello Benson
Call Benson
Nomor 88
Lahir Monrovia, 27 Maret 1982
Tinggi / Berat: 175 cm / 65 kg
Pos Gelandang
Main (Gol) 15 (0)
Klub sebelum Arema Persita Tangerang
Klub sesudah Arema Persitara Jakarta Utara
Prestasi

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.