Solusi Perbaikan Kiper Arema ada Pada Ricardo Felipe Navarro dos Passos

    Ricardo Felipe Navarro memiliki kecakapan dan ketegasan yang langsung dia tunjukkan di sesi latihan Arema. Walaupun ilmu latihan sama, namun penerapan bisa jadi berbeda. Itu yang dicari Arema!

    0
    Ricardo Felipe Navarro langsung menjalani sesi latihan Arema | Foto: Arema FC
    Ricardo Felipe Navarro langsung menjalani sesi latihan Arema | Foto: Arema FC

    Arema FC  mendatangkan pelatih kiper baru sebelum memulai kompetisi, yang mengejutkan pelatih kiper itu adalah asing dari Brasil bernama Ricardo Felipe Navarro dos Passos.

    Perekrutan sosok asal Brasil itu sendiri dikarenakan karena selama mengikuti pramusim, Arema yang dianggap memiliki kiper berbakat ternyata tidak menunjukkan kemampuan sebagaimana mestinya. Empat kiper yang diturunkan secara bergantian seringkali melakukan blunder yang tidak perlu.

    Tidak heran, sektor kiper menjadi titik lemah Arema karena selama memainkan sembilan laga, mereka sudah kebobolan 14 gol.

    “Kami memiliki masalah yang sangat besar saat Kurnia Meiga tidak bisa dimainkan hingga sekarang. Padahal pada sebuah filosofi untuk membentuk klub sepakbola yang hebat dan memiliki mental juara. Maka klub tersebut harus mengambil penjaga gawang dari pemain terbaik di negara itu. Contohnya ada Manchester City (Ederson/Brasil), Real Madrid (Keylor Navas/Kosta Rika), Munich (Manuel Neuer/Jerman) ataupun Juventus (Buffon/Italia),” urai Ruddy.

    “Kurnia Meiga adalah kiper terbaik Indonesia, kehilangan dia pengaruhnya sangat besar bagi kami. Kami bahkan sampai kalah 6-1 melawan Bali United padahal sebelumnya selalu mendapatkan poin di sana.”

    Di awal musim Arema memiliki dua pilihan, mendatangkan kiper kualitas timnas ataupun menciptakan kiper baru. Pada saat itu opsi pertama tidak bisa dilakukan karena banyak kiper bagus yang sudah dikontrak. Sehingga opsi kedualah yang dipilih hingga akhirnya Arema mendatangkan kiper timnas U-23 Kurniawan Kartika Aji dari Persiba Balikpapan, Joko Ribowo dari Mitra Kukar, dan Reky Rahayu dari Persija. Ketiganya ditambah dengan keberadaan Utam Rusdiana sebagai kiper lawas Arema.

    “Tetapi kemudian kami melihat para kiper ini memiliki performa yang belum menyakinkan dan sering melakukan kesalahan. Keadaan yang membuat pemain belakang tidak nyaman sama sekali. Sebelum itu merambat ke pemain tengah dan depan. Kami merasa perlu mendatangkan pelatih lagi karena kami yakin empat kiper kami memiliki bakat yang istimewa,” tegasnya.

    Ricardo Felipe Navarro diresmikan Arema
    Ricardo Felipe Navarro diresmikan Arema

    Ruddy Widodo melanjutkan jika akhirnya pemilihan Ricardo bukan tanpa alasan. Menurut Ruddy, Arema belajar pada pelatih kiper Borneo FC yang sukses menciptakan pemain seperti Muhammad Ridho dan Nadeo Argawinata.

    “Dulu saat kami ‘ngamen’ di Jawa Tengah, Ridho masih main di Pekalongan. Dia kebobolan lima gol, dan menurut kami bermain tidak terlalu bagus. Tapi di Borneo dia tampil hebat, dan masuk tim nasional. Kemudian juga Nadeo yang sama-sama istimewa. Jadi saya berpikir pasti ada orang hebat di belakangnya,” tutur Ruddy.

    “Pelatih kiper Borneo berasal dari Brasil, dan mungkin kami juga ingin mendapatkan hasil serupa, sehingga memilih mendatangkan dia. Apalagi setelah dia datang, kami mendapatkan masukan positif dari sejumlah komunitas pesepakbola Brasil di Indonesia.”

    Ricardo Felipe Navarro Saat Latihan

    Ricardo langsung memimpin latihan Arema FC yang digelar usai liburan, Kamis (9/3). Empat kiper Arema mendapatkan latihan yang mungkin sebenarnya sama tujuannya namun sedikit berbeda variasi latihannya.

    Beberapa kali dirinya berteriak dan membenarkan cara lari anak asuhnya yang menurutnya masih belum benar sebagai kiper.

    Pengalaman dirinya melatih timnas U-20 dan sejumlah pemain junior di Brasil membuat dia paham betul jika kemampuan kiper Arema sebenarnya masih mentah.

    Di satu sesi, Ricardo berteriak ‘no-no’ saat kiper Arema tidak mampu menangkap bola dengan baik.

    Dari kacamata Vamos Arema, sepintas Ricardo memiliki kecapkapan dan ketegasan untuk  membenahi kiper Singo Edan. Tinggal menunggu bagaimana hasilnya!

    Tinggalkan Komentar

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.