Sumbersari FC, Tim Baru Liga 3 Dari Kota Malang

    Kota Malang kembali memiliki klub baru yang berkompetisi di Liga 3, klub itu bernama Sumbersari FC. Klub yang bermarkas di lapangan Sekip Bandulan.

    0
    Skuat Sumbersari FC saat ujicoba di Blitar
    Skuat Sumbersari FC saat ujicoba di Blitar

    Kota Malang kembali memunculkan tim baru yang berlaga di Liga 3, tim itu adalah Sumbersari FC.

    Tim yang berlatih di Lapangan Sekip Bandulan ini memang sudah lama berkiprah di kancah kompetisi Asosiasi PSSI Kota (Askot) Malang. Keinginan mereka bermain di kompetisi Liga 3 adalah buah dari keinginan untuk mengembangkan bibit sepakbola yang berkelanjutan.

    Sehingga jika di Askot tim ini bernama Sumbersari Putra, maka untuk berlaga di kompetisi Liga 3 mereka mamakai nama baru yakni Sumbersari FC dengan logo yang berbeda namun tidak menanggalkan hewan Elang sebagai ciri khasnya.

    “Kalau kompetisi di Askot kan usia dibatasi sampai U-21 saja, padahal banyak pemain kami yang bagus. Sehingga kami berkeinginan menjajal kompetisi Liga 3 regional Jatim karena di sana sampai U-23 dengan tambahan tiga pemain usia di atasnya,” tegas pemilik klub Totok Sukarjito.

    Pria yang merupakan bos LPG di wilayah Malang ini menyatakan jika pembinaan berjenjang ini memang sudah dimiliki oleh Sumbersari FC karena sejak lama mereka berkecimpung di sepakbola usia dini dengan SSB Sumbersari Putra.

    Soal nama Sumbersari yang dipilih Totok untuk timnya dan tidak memakai nama yang lebih global seperti Malang FC atau Malang City atau nama lain. Dia menjelaskan jika Sumbersari adalah sebuah nama bersejarah di tim yang dia bina. Sumbersari merupakan sebuah desa yang dulu masuk wilayah Wagir Kabupatena Malang. Tetapi kemudian desa itu pada tahun 1987 masuk kota Malang dan nama Sumbersari dikenal sebagai nama Jalan.

    Logo Sumbersari FC
    Logo Sumbersari FC

    “Sumbersari adalah bagian dari sejarah tim ini, ini nama sakral yang resmi kami pakai untuk kompetisi Liga 3,” tegasnya.

    Soal pemain, Totok mengaku tidak khawatir karena banyak sekali pemain yang dia bina. Hanya saja aturan baru tentang regulasi U-23 yang diumumkan oleh Asprov PSSI Jatim membuat tim pelatih mengubah skema dan menjalani seleksi lagi.

    “Sebenarnya materi tim ini sudah terbentuk, tetapi kemudian ada aturan jika pemain harus punya kelahiran di atas tahun 1996 sehingga kami menjalani seleksi lagi. Mungkin kekuatan kami baru 60 persen,” tegasnya.

    “Kemarin kami juga sudah berujicoba dengan PSBI Blitar dengan hasil yang cukup memuaskan karena kami bisa menahan mereka di sana.”

    Tim yang dilatih oleh Saiful Imron dengan asisten FX Yanuar ini akan akan bermain di Stadion Brantas Batu. Menurut Totok, mereka sebenarnya mempersiapkan Stadion UM, tetapi Stadion itu tidak bisa dipakai sehingga Brantas pun dipakai.

    “Untuk Gajayana tidak bisa karena berkaitan dengan jadwal tanding karena di sana sudah ada Persema dan Arema Indonesia,” urainya.

    “Untuk tahun pertama kami di Liga 3 ini target kami adalah lolos putaran pertama dulu.”

    Tinggalkan Komentar

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.