Beranda Fokus Tato Singa Pemain Arema

Tato Singa Pemain Arema

0
Tato baru Kiko Insa yang dia buat saat ulang tahun.
Tato baru Kiko Insa yang dia buat saat ulang tahun.

Arema selalu mendapatkan tempat di hati para pemainnya, kecintaan mereka terhadap Singo Edan salah satunya dibuktikan dengan sebuah tato singa di tubuhnya. Tetapi ternyata tato Singa seperti mengandung sebuah kutukan.

Tidak banyak pemain Arema yang punya tato Singa, sebelumnya hanya dua pemain saja yang melakukannya dan kebetulan adalah pemain asing, mereka adalah Franco Hitta (Argentina) dan Muhammad Ridhuan (Singapura).

Tato yang mereka pasang di tubuh terjadi karena kecintaan mereka terhadap Singo Edan. Sayang setelah melakukannya, keduanya seperti merasakan ketidakberuntungan.

Hitta menato tubuhnya setelah Arema mendapatkan gelar juara Piala Indonesia 2005, juara tersebut adalah kali pertama yang didapatkan oleh Arema. Di tahun 2006 dirinya membuat tato Singa yang yang kerap dibuka saat melakukan selebrasi. Di tahun 2006, Arema mendapatkan gelar Piala Indonesia 2006.

Nasibnya di Arema kemudian apes saat Miroslav Janu datang. Sosok pelatih asal Ceko tersebut dikenal fair saat menentukan pemain di lapangan. Karena itu kedatangannya mengharuskan pemain asing di tahun sebelumnya harus seleksi. Terpentalnya Claudio Jesus yang kalah seleksi melawan Bruno Casmir membuat Hitta berpikir ulang. Karena itu, dirinya menolak ikut seleksi ke Arema dibawah asuhan Janu.

Tato Singa Franco Hitta dikenalkan saat 2006.
Tato Singa Franco Hitta dikenalkan saat 2006.

Janu pun santai, di tahun 2007 dirinya menerima Pato Morales untuk posisi striker. Kemudian di putaran kedua dirinya memasukkan Mbamba Dan Fernando Stagnari untuk membuang Antonny Jomah Ballah dan Joao Carlos.

Hitta yang masih punya kemampuan kemudian masuk ke Persema di bawah asuhan Rohanda. Di tahun Liga Indonesia 2007, Persema melejit menjadi tim elit, bahkan beberapa kali mereka memuncaki klasemen wilayah barat. Suatu ketika, Hitta yang menjadi bomber utama melakukan tindakan indisipliner. Tindakan itu terjadi saat sebuah sesi latihan Persema.

Meskipun sudah mencetak 11 gol, Persema rupanya sudah kadung kesal dengan perilaku pemain selama membela Persema sehingga dirinya dipecat manajemen Laskar Ken Arok. Ada kabar sang pemain masih menginginkan Arema sehingga dirinya ingin masuk Singo Edan lagi di putaran kedua. Namun, Janu rupanya tahu kabar pemecatan itu dan dia lebih memilih Mbamba sebagai striker untuk menemani Pato Morales.

Sempat ingin kembali ke Arema, nasib Hitta ternyata tidak kunjung menemukan jodoh setelah ini. Dirinya kemudian memperkuat Mitra Kukar hingga Persela Lamongan dan tetap menginginkan kembali ke Singo Edan.

Sementara Muhammad Ridhuan, merajah tubuhnya di tahun 2012 saat dinyatakan kembali ke Arema setelah selama tiga pertandingan bermain di Arema IPL. Sayang, setelah menato tubuhnya, dirinya gagal bersinar saat Arema dilatih Rahmad Darmawan.

Skema permainan yang berbeda membuat Ridhuan kurang mendapatkan tempat. Apalagi di saat itu, Arema mendatangkan empat striker papan atas sehingga mau tidak mau RD harus memainkan mereka dengan dua diantaranya menjadi pemain sayap.

Ridhuan yang menjadi pemain sayap asli akhirnya harus tersingkir dari persaingan dan dia di putaran kedua akhirnya membela Persisam Samarinda.

Harapan Yang Pupus Dari Kiko Insa

Kiko yang kini berusia 29 tahun tentu saja berharap dirinya tidak mengalami nasib yang buruk dengan dua mantan pemain Arema sebelumnya. Dirinya berharap tato tersebut memberikan semangat untuk melecut dirinya agar semakin membaik penampilannya.

Terima kasih untuk semua ucapan yang kalian sampaikan, bertambah satu tahun lagi untuk saya semoga tahun yang baru akan lebih banyak keceriaan Dan kebahagiaan untuk saya dan selalu diberikan kesehatan untuk saya Dan kalian semua,” kata¬†pemain kelahiran 1988 itu.

Sayang, Kiko Insa ternyata diberhentikan oleh Arema meskipun sudah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun. Ya, tepatnya setelah Bali Island Cup 2016 dia dinyatakan tidak masuk skuat Milomir Seslija. Alasannya pada saat itu Kiko tidak bisa mengaturnya. Apes!

Fellipe Bertoldo Terkena Imbas (Update)

Kutukan singa ternyata juga menerpa pemain yang tatonya sudah lama ada, dan pemain itu adalah Fellipe Bertoldo. Rekrutan Arema dari Brasil yang juga berpaspor Timor Leste.

Tato Singa Bertoldo
Tato Singa Bertoldo

Bertoldo merajah tubuh di bagian lengan kiri dengan gambar singa sebelum dia bergabung dengan Arema. Banyak Aremania yang nampak kagum karena tato ini seperti menandakan dirinya sudah klop dan berjodoh.

Siapa sangka, dirinya akhirnya harus cabut dari Arema karena paspor kwarganegaraan Timor Leste miliknya dicabut Pemerintah.

Tinggalkan Komentar