Home Fokus Tentang Kemenangan Dramatis Arema dan Deliberate Play?

Tentang Kemenangan Dramatis Arema dan Deliberate Play?

8588
0
SHARE
El Loco mencetak gol deliberate play | Foto: Cak Taufik
El Loco mencetak gol deliberate play | Foto: Cak Taufik

Salah satu pelajaran dari kemenangan Arema FC melawan Semen Padang adalah terciptanya gol dengan aturan deliberate play, apakah arti dari gol itu?

Pertandingan memang telah berakhir, udah dipastikan siapa yang lolos dan siapa yang tersingkir, namun luka dan rasa tidak percaya masih ada dan masih terasa dibenak orang-orang yang menyaksikan laga Arema FC melawan Semen Padang di Stadion Kanjuruhan dalam lanjutan Semifinal Piala Presiden 2017 minggu malam.

Sudah dipastikan Arema lolos ke babak final setelah unggul 5-2 atas Semen Padang di pertandingan pamungkas tersebut. Namun yang terjadi setelah pertandingan tersebut membuat sebagian (bahkan mungkin sebagian besar) mengernyitkan dahi. Bagaimana tidak? Pihak Semen Padang meluapkan kekecewaanya kepada kepemimpinan wasit Nusur Fadillah asal Jakarta yang memimpin pertandingan tersebut.

Semen Padang berhasil mengejutkan dengan dua gol cepat via Marcel Sacramento menit ke-23 dan Vendry Mofu menit 27 dan dengan dua gol tambahan tersebut tentunya membuat langkah Arema FC melaju ke Final Piala Presiden 2017 seperti sirna.

Dengan selisih tiga gol, paling tidak Arema FC harus mencetak empat gol untuk lolos ke babak final .Namun bukan Arema jika menyerah begitu saja, yap torehan quintrick Cristian “El Locco” Gonzales membenamkan mimpi Semen Padang yang semula berada diatas angin.

Tetapi dua dari lima gol yang dibuat oleh El Loco tersebut dipermasalahkan oleh Semen Padang. Gol pertama dan keempat El Locco yang dianggap berada dalam posisi offside. Namun, perlu kita cermati lebih mendalam lagi mengenai gol itu.

Gol Gonzales terperangkap offside, tetapi disahkan karena Deliberated Play
Gol Gonzales terperangkap offside, tetapi disahkan karena Deliberated Play

Gol pertama Gonzales adalah hasil kerjasama apik antara El Locco dan Felipe Bertoldo, memang benar El Locco sudah berada dalam posisi offside dan saya sendiripun tidak membantah hal itu, namun dilihat kembali pada tayangan ulang, bola tersebut mengenai Novrianto (centerback Semen Padang) sebelum difflective kepada El Locco dan diteruskan menjadi gol .Apakah gol tersebut sah? Dalam UUD FIFA itu sah dan itu dinamakan Deliberate Play.

Apa itu Deliberate Play? Deliberate Play adalah

A player in offside position receiving the ball from an opponent, who deliberately plays the ball (except from a deliberate save), is not considered to have gained an advantage.

Situasi apabila pertahanan yang tiada tekanan menghadiahkan bola kepada pemain lawan yang berada dalam posisi offside.

Gol ala deliberate play ada di gol Vardy ketika Euro 2016 melawan Wales di menit 1:35. Contoh lain juga gol Griezman melawan Rostov di Liga Champions 2016.

Jadi, Gonzales murni mendapat keuntungan dari Novrianto yang menyentuh bola terlebih dahulu dan dalam aturan FIFA itu sah, maknanya ketika Gonzales mendapat bola tersebut (setelah mengenai bek Semen Padang) dia dalam posisi onside.

Dan untuk gol keempat Arema FC hasil kreasi Dedik Setiawan dan El Locco kembali menjadi kontroversi karena disebutkan Gonzales berada dalam posisi offside.

Memang benar, namun yang jadi poin disini adalah Dedik Setiawan, dia dalam posisi onside sebelum mengumpan, dia dribble bola dan lakukan crossing menuju El Locco. Lalu dimana offsidenya? Saya sendiri belum pernah tau, ada bola crossing ataupun umpan tarik yang berakhir offside.

Beda cerita jika Dedik Setiawan berada di belakang El Locco dan memberikan keypass atau umpan terobos (dari posisi belakang) El Locco. Maka itu adalah murni offside (jika diumpan dari belakang), kalau umpan tarik ataupun crossing belum ada dan saya sendiri belum pernah tau ada umpan tarik atau crossing yang berakhir offside. Simpelnya seperti itu.

Marilah sama-sama belajar menerima kekalahan dengan lapang dada,dengan jiwa besar dan secara ksatria. Overall, kepemimpinan wasit Nusur Fadillah juga cukup baik walaupun ada keputusan yang merugikan kedua tim, namun untuk masalah gol pertama dan keempat Arema FC oleh El Loco saya pikir murni goal dan tidak ada unsur bantuan wasit.

Marilah kawan sesama suporter mari kita belajar lebih mendalam mengenai sepakbola, bukan bermaksud menggurui, karena pengetahuan akan memberi kita kedewasaan, kejernihan berpikir dan bersikap.

Oleh: Iwan Setiawan
Email: setiawaniwan88177@gmail.com

Tinggalkan Komentar